PEMALANG, NUSANTARATODAY ID – Komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal. Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, itu berhasil menjangkau hampir seribu warga dengan berbagai layanan kesehatan gratis.
Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 975 warga tercatat mengikuti pengobatan umum dan program cek kesehatan gratis. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat berbagai layanan kesehatan mulai dibuka, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, layanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah hingga khitan massal.
Sebelum kegiatan dimulai, Kapolda Jateng bersama Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., meninjau langsung sejumlah stan pelayanan kesehatan dan menyapa warga yang sedang menjalani pemeriksaan.
Data Biddokkes Polda Jateng mencatat, selain 975 peserta pengobatan umum, terdapat 139 warga yang memperoleh layanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga menerima obat-obatan gratis, serta 54 balita mendapatkan layanan penanganan stunting.
Tak hanya fokus pada layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako kepada masyarakat serta menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan bagi warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, turut dideklarasikan Gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru serta peluncuran inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, memberikan apresiasi atas kontribusi Polri yang dinilainya berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya. Rabu (24/6/2026)
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan institusi lainnya menjadi kunci penting dalam percepatan penanganan tuberkulosis serta pencegahan stunting di Indonesia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ kami wujudkan melalui pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” tegasnya.
Melalui bakti kesehatan ini, Polri menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dengan ribuan penerima manfaat yang terlayani, kegiatan ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.





