ABK Jatuh di Perairan Pulau Kelagian Belum Ditemukan, Basarnas: Area Pencarian Diperluas

Suyono
2 min
IMG 20260731 WA0102
A-AA+A++

Lampung Selatan, Nusantaratoday.id – Pencarian terhadap Radit Setiawan (18), anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan jatuh dari kapal nelayan di perairan Pulau Kelagian, Kabupaten Pesawaran, masih belum membuahkan hasil. Memasuki hari kelima operasi SAR, tim gabungan memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

“Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran serta menambah kekuatan personel di lapangan,” kata Dantim Rescuer Basarnas Lampung, Santosa.

Pada hari ketiga operasi, Selasa (28/7), tim memulai pencarian sejak pukul 07.20 WIB. Penyisiran dilakukan di pesisir Pantai Pulau Langga Lunik, Pulau Langga Balak, hingga Pulau Tanjung Putus menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 dan tujuh perahu nelayan.

Baca Juga :  Geger Isu Gaji Karyawan di Bawah Standar, FIFGROUP Lampung Utara Bongkar Fakta Slip Gaji Sebenarnya

Area pencarian diperluas hingga radius sekitar 20 mil laut. Namun, hingga operasi dihentikan sore hari, korban belum ditemukan.

Operasi kemudian dilanjutkan pada Rabu (29/7) dengan pola pencarian yang sama. Basarnas Lampung juga menambah enam personel rescue untuk memperkuat operasi di lapangan.

Di tengah pencarian, RIB 03 sempat bergerak ke Pelabuhan Panjang untuk mengisi ulang bahan bakar sebelum kembali bergabung dalam operasi.

Selain menyisir laut, Tim SAR Gabungan juga meminta nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Nelayan yang melihat tanda-tanda maupun keberadaan korban diminta segera menghubungi Basarnas Lampung melalui emergency call 115 atau nomor 082180048006,” ujar Santosa.

Baca Juga :  Mengabdi dan Belajar Mahasiswa UIN Purwokerto Laksanakan Program Magang di Rutan Pemalang

Operasi SAR melibatkan personel KN SAR Basudewa, Basarnas Lampung, Lanal Lampung, Mabes Polairud, Direktorat Polairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesawaran, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Selama operasi berlangsung, cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan tinggi gelombang 0,5-1 meter sehingga masih mendukung proses penyisiran. Meski demikian, tim menghadapi kendala berupa jaringan komunikasi GSM yang tidak stabil.

Hingga Rabu sore, Radit masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan kembali melanjutkan pencarian pada Kamis (30/7) dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.