Respons Pesan Bupati, PWRI Lampura Tegaskan Pers Tetap Kritis dan Siap Kawal Pembangunan

Suyono
3 min
IMG 20260717 WA0015
A-AA+A++

Lampung Utara,Nusantaratoday.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan fungsi pers secara independen, kritis, dan berimbang meski menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Penegasan itu disampaikan usai audiensi dengan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, di Rumah Dinas Bupati, Jumat (17/7/2026).

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PWRI Lampung Utara, Anggi Ridho Qodrat, mengatakan pesan Bupati agar media tetap berimbang sekaligus membangun daerah sejalan dengan komitmen PWRI sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi kebebasan pers dan kode etik jurnalistik.

“Pesan Pak Bupati kami sambut secara positif. Bagi PWRI, pers tetap harus kritis karena itu merupakan amanat Undang-Undang Pers. Namun kritik harus disampaikan secara objektif, berdasarkan data dan fakta, serta mampu memberikan solusi bagi kemajuan Lampung Utara,” kata Anggi.

Menurut Anggi, kemitraan antara media dan pemerintah tidak boleh dimaknai sebagai upaya mengurangi independensi pers. Sebaliknya, sinergi diperlukan agar komunikasi publik berjalan sehat tanpa menghilangkan fungsi kontrol sosial yang melekat pada media.

Baca Juga :  Tower BTS Gang Pepaya Berdiri Tegak, Dinas Perkim Pilih Cuci Tangan, Warga: Siapa Pengawas Tata Ruang Kita

“Sinergi bukan berarti kehilangan sikap kritis. Justru dengan komunikasi yang baik, media dapat menjalankan fungsi pengawasan secara profesional sekaligus menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, PWRI akan tetap mengedepankan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Di sisi lain, organisasi juga siap mengawal berbagai program pembangunan agar pelaksanaannya berlangsung transparan dan dapat diketahui masyarakat.

“Kami siap mengawal program pemerintah, baik program nasional, provinsi maupun daerah, melalui karya jurnalistik yang profesional. Tujuannya agar masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus ikut mengawasi jalannya pembangunan,” tegasnya.

Anggi menjelaskan, audiensi tersebut merupakan pertemuan perdana DPC PWRI Lampung Utara dengan Bupati sejak organisasi itu terbentuk.

Selain memperkenalkan kepengurusan, pertemuan juga menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih erat antara insan pers dan pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Tunggakan DBH Rp89 Miliar, PWRI: Masyarakat Jangan Jadi Korban

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin. Dengan hubungan yang baik, media tetap dapat menjalankan tugasnya secara profesional, sementara pemerintah juga memperoleh masukan yang konstruktif demi percepatan pembangunan daerah,” katanya.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Rombongan DPC PWRI Lampung Utara diterima langsung oleh Bupati Hamartoni Ahadis yang didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mat Soleh, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Iwan Purnama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunaido Uthama, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Pertemuan tersebut menjadi titik awal komitmen bersama untuk membangun hubungan yang profesional antara pemerintah dan insan pers, dengan tetap menjunjung tinggi kemerdekaan pers, keterbukaan informasi publik, serta semangat membangun Kabupaten Lampung Utara melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.