Kedungpucang Cup 2026 Sukses Digelar, Imam Teguh Purnomo Dorong Lahirnya Atlet Voli Berprestasi

Berry Pratama
3 min
IMG 20260913 WA0061
A-AA+A++

PURWOREJO, NUSANTARATODAY.ID — Pesta olahraga bola voli bertajuk Kedungpucang Cup 2026 resmi memuncak dalam selebrasi megah. Dihelat selama tiga pekan sejak 22 Agustus 2026, ajang bergengsi ini sukses menyihir perhatian publik melalui pertarungan sengit 48 tim antardaerah yang memperebutkan total hadiah senilai Rp20 juta di atas megahnya lapangan baru Kedungpucang pada Sabtu malam (12/9/2026).

​Ketua Panitia Kedungpucang Cup 2026, Hermawan, menegaskan bahwa turnamen ini menjadi muasal momentum untuk memantik kembali gairah kompetisi bola voli setempat yang sempat tertidur.

​”Hadirnya lapangan baru ini membakar semangat warga untuk kembali menggelar turnamen. Kami sangat bersyukur atas dukungan dari berbagai pihak dan para donatur sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga babak final,” ungkap Hermawan.

​Sebanyak 32 tim putra dan 16 tim putri berpartisipasi menumpahkan performa terbaiknya. Tak hanya mewakili tuan rumah Kabupaten Purworejo, tensi persaingan makin berkelas dengan hadirnya kontingen dari Magelang, Kebumen, hingga Yogyakarta.

Baca Juga :  Sorotan Tambang Marinding: Penegakan Hukum, Perlindungan Lingkungan dan Kesejahteraan Warga Perlu Seimbang

IMG 20260913 WA0060

​Dominasi kontingen asal Magelang menjadi sorotan utama di partai puncak. Pada kategori putra, Genetis Kalinegoro (Kabupaten Magelang) tampil perkasa merengkuh mahkota juara usai menundukkan tim unggulan tuan rumah, Sidomukti Bener. Tren kemenangan tersebut digenapi oleh Piiva Muntilan (Kabupaten Magelang) yang sukses menobatkan diri sebagai ratu turnamen di kategori putri usai menekuk Patriot Purworejo.

​Magnet turnamen ini terbukti membakar antusiasme warga. Pada malam pamungkas, tak kurang dari 1.500 tiket reguler dan VIP habis terjual, menciptakan lautan manusia yang memadati setiap sudut tribun.

​Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhammad Abdullah, melayangkan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi panitia dan loyalitas para pencinta voli. Menurutnya, gemuruh penonton malam itu adalah potret nyata besarnya kecintaan masyarakat Purworejo terhadap cabang olahraga ini.

​”Tingginya antusiasme masyarakat malam ini adalah bukti bahwa bola voli punya basis penggemar yang sangat besar di Purworejo. Kami berharap kompetisi seperti Kedungpucang Cup dapat terus bergulir sebagai wadah jaring bibit atlet muda yang siap dibina secara profesional,” tutur Muhammad Abdullah.

Baca Juga :  Guru Pesawaran dan Mahasiswi UIN Raden Intan Kompak, Taklukkan Color Run 2026

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, menekankan pentingnya merawat gairah olahraga masyarakat ini melalui ekosistem pembinaan yang solid dan berkelanjutan.

​”Animo masyarakat yang luar biasa ini harus diimbangi dengan dukungan nyata, baik dari regulasi, fasilitas, maupun kontinuitas kompetisi. Semakin banyak panggung bergengsi seperti ini digelar, semakin besar pula peluang kita melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Purworejo di kancah nasional,” tegas Imam.

​Kesuksesan manja Kedungpucang Cup 2026 kini menjadi pijakan optimistis bagi panitia untuk merajut turnamen yang lebih akbar di masa mendatang. Lebih dari sekadar perebutan piala dan hadiah, gelaran ini resmi ditutup sebagai simbol kebangkitan serta pemantik lahirnya generasi emas atlet voli dari Purworejo.

IMG-20260904-WA0396