PANGANDARAN, JAWA BARAT, Nusantaratoday.id – Menyongsong periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pariwisata dan layanan publik. Kegiatan ini melibatkan Bupati Pangandaran, Hjh. Citra Pitriyami, SH, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kodim 0625, serta Polres Pangandaran. Rakor digelar di Aula Setda Pangandaran, Cintakarya Pargi, pada Jumat (12/12/2025).
Dalam pemaparannya, Bupati Citra menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penetapan penanggung jawab di berbagai destinasi wisata utama, antara lain Pantai Pangandaran, Pantai Karapyak, Pantai Batuhiu, Pantai Batukaras, Pantai Madasari, hingga objek wisata Green Canyon. Penempatan penanggung jawab ini bertujuan memastikan koordinasi dan respons cepat di lapangan.
Bupati juga menyoroti bahwa tantangan yang muncul setiap momentum libur panjang cenderung bersifat repetitif. “Permasalahan yang kita hadapi dari tahun ke tahun relatif sama: kemacetan, penumpukan sampah, praktik getok harga, masuknya pedagang asongan dari luar daerah, serta tata kelola perparkiran yang tidak tertib,” ujarnya.
Menurut Citra, Rakor lintas sektor ini menjadi forum krusial untuk membangun keselarasan kebijakan serta kesiapan teknis seluruh instansi. Pemkab Pangandaran kini menyiapkan skema penguatan manajemen parkir melalui pemanfaatan kantong parkir di kawasan Pangandaran World (PW) dan Lapang Katapang Doyong. Kendaraan wisatawan akan diarahkan terlebih dahulu ke PW Pangandaran, dan jika area tersebut mencapai kapasitas maksimal, arus kendaraan akan dialihkan menuju kantong parkir Katapang Doyong.
“Intinya, melalui Rakor ini kami berharap pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal, khususnya dalam memitigasi kemacetan. Semoga pada akhir tahun ini tingkat keluhan masyarakat dapat menurun secara signifikan,” pungkas Citra. (Iam)





