Ketua PWRI Lampung Tengah: Sekda Baru Harus Jadi Motor Pembenahan Birokrasi

Redaksi
2 min
IMG 20260920 WA0013
A-AA+A++

Lampung Tengah, Nusantaratoday.id – Penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah yang baru dinilai bukan sekadar agenda pergantian jabatan. Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Tengah, Ferry Arief, meminta Sekda baru menjadi motor pembenahan birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Ferry menilai posisi Sekda sangat strategis karena menjadi koordinator sekaligus penggerak aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, sosok yang terpilih harus memiliki kompetensi, integritas, serta keberanian melakukan pembenahan.

“Penunjukan Sekda baru bukan sekadar pengisian jabatan rutin. Ini merupakan momentum krusial yang akan menentukan arah perbaikan tata kelola pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah ke depan,” kata Ferry, Minggu (20/9/2026).

Menurut Ferry, sedikitnya ada tiga hal yang harus menjadi perhatian Sekda baru, yakni penguatan tata kelola pemerintahan, penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur, serta pengelolaan fiskal daerah.

Baca Juga :  Kepala SMPN Satu Atap Pabuaran: Pencegahan Bullying Harus Dimulai dari Lingkungan Keluarga

Ferry mendorong Sekda baru memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas birokrasi. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur serta menghindari praktik nepotisme dan kepentingan politik praktis dalam birokrasi.

Menurutnya, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) harus diperbaiki agar program pembangunan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Selain tata kelola, Ferry menyoroti pentingnya penataan ASN berdasarkan kompetensi, kinerja, integritas, dan rekam jejak.

Ia berharap pengisian maupun penempatan jabatan dilakukan secara objektif dengan mengedepankan sistem merit.

“Dengan pengelolaan SDM yang tepat, aparatur pemerintah diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, adil, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran Perjalanan Dinas Inspektorat Lampung Barat Rp8,7 Miliar Disoal

Ferry juga meminta Sekda baru memperkuat pengelolaan keuangan daerah agar lebih transparan, efisien, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurutnya, APBD harus diarahkan untuk membiayai program prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

Karena itu, Ferry berharap proses seleksi atau penunjukan Sekda Lampung Tengah dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan tidak mengabaikan kompetensi serta integritas calon.

“Lampung Tengah membutuhkan birokrat yang tangguh, berintegritas tinggi, dan berani melakukan pembenahan fundamental dalam tubuh birokrasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Ferry menambahkan, PWRI Lampung Tengah akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawal penyelenggaraan pemerintahan, mendorong keterbukaan informasi publik, serta memberikan masukan yang objektif dan konstruktif.

IMG-20260904-WA0396