Pemalang, Nusantaratoday.id — Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kecamatan Ulujami mulai menggagas pembentukan unit usaha bersama dengan konsep konsorsium. Gagasan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum BUMDes yang berlangsung di Aula Pemcam Ulujami, Selasa (15/9/2026).
Melalui konsep tersebut, Pemerintah Kecamatan Ulujami mendorong pengembangan program SEWU (Sinergi Eduwisata Ulujami), sebagai upaya membangun kawasan terpadu dengan mengintegrasikan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki desa-desa di wilayah Ulujami.
Camat Ulujami, Waluyo, mengatakan gagasan konsorsium tersebut berangkat dari hasil pemetaan potensi lokal yang dimiliki 18 desa. Potensi itu meliputi sektor pertanian dengan lahan yang subur, perikanan tangkap dan budidaya, peternakan, kawasan hutan mangrove, hingga pelaku UMKM.
Menurutnya, berbagai potensi tersebut selama ini masih berjalan sendiri-sendiri sehingga belum sepenuhnya mampu menghasilkan skala ekonomi yang optimal.
“Melalui program SEWU, kita ingin menyatukan potensi 18 desa mandiri menjadi satu kawasan terpadu di bawah satu brand identitas tunggal. Ini adalah langkah mengoptimalkan aset yang sudah ada tanpa harus membangun dari nol,” ujar Waluyo.
Program SEWU membawa tagline “Wisata Berkarakter, Pangan Bermartabat, Desa Sejahtera.” Konsep tersebut mengembangkan eduwisata berbasis pengalaman langsung atau experiential learning.
Dalam konsep itu, wisatawan nantinya tidak hanya berkunjung, tetapi juga dapat mengenal dan mengikuti aktivitas masyarakat pesisir maupun pertanian, menikmati berbagai kuliner lokal, serta membeli komoditas unggulan dan produk UMKM desa.
Pembentukan entitas bisnis melalui Konsorsium BUMDes se-Kecamatan Ulujami diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam membangun ekosistem ekonomi kawasan.
Selain memberikan dampak ekonomi berantai bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM, konsorsium tersebut juga ditargetkan mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara berkelanjutan bagi desa-desa yang menjadi pemilik saham konsorsium.










