Dua Peristiwa Kebakaran Lahan Landa Palembang dalam Sehari, Puluhan Personel Damkar Baku Hantam Padamkan Api

Berry Pratama
2 min
IMG 20260715 213527
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Peristiwa kebakaran lahan melanda dua lokasi berbeda di wilayah Kota Palembang. Berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang, kedua kobaran api yang sempat mencemaskan warga sekitar berhasil dijinakkan sebelum meluas ke permukiman. Rabu (15/7/2026).

​Peristiwa pertama terjadi di kawasan Jalan R.A. Abusamah, Jalan Satria, Kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami sekitar pukul 15.06 WIB. Lahan seluas 10×20 meter persegi milik Bidan Tuti terbakar akibat adanya aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.

​Mendapat laporan dari warga bernama Tomo, Pos Pemadam Kemuning langsung mengerahkan Unit 01 dan tim Pool di bawah komando Danton Lian Aryadi Lubis dan Wadanton Budi Purnama. Api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 16.06 WIB.

​Belum sempat menarik napas lega, petugas kembali menerima laporan kebakaran lahan skala besar pada pukul 15.49 WIB. Kali ini, lahan seluas kurang lebih 2 hektar milik Ali Duhari yang berlokasi di Jalan Tanjung Barangan (sebelah Perumahan Gadang Sejahtera 5), Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, luluh lantak diamuk si jago merah.

Baca Juga :  Bakar Rumput, Warga Lampura Tewas Terjebak Api

​Merespons ancaman tersebut, Pos Damkar Gandus mengerahkan Unit 03 dibantu unit Pool dari Pos Alang-Alang Lebar (AAL) yang dipimpin oleh Danton Leydiary Swiking dan Wadanton M. Zulfikri. Petugas berjibaku selama hampir dua jam hingga api benar-benar padam pada pukul 17.59 WIB.

​Kepala Pos Pemadam Kebakaran Gandus melalui Komandan Peleton (Danton) A, Leydiary Swiking, membenarkan terjadinya dua peristiwa kebakaran lahan tersebut dalam waktu yang hampir bersamaan.

​”Benar, hari ini personel kami di lapangan menangani dua titik kebakaran lahan secara maraton. Di lokasi pertama kawasan Sukarami, penyebabnya adalah pembakaran sampah. Sementara di lokasi kedua, yakni di Tanjung Barangan, lahan seluas 2 hektar terbakar dan asal api masih belum diketahui,” ujar Leydiary. Rabu (15/7).

Baca Juga :  Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Dalam Radius 5 Kilometer

​Leydiary memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam dua insiden tersebut. Namun, ia memberikan peringatan keras kepada masyarakat mengingat cuaca yang kering rentan memicu kebakaran besar.

​”Kami bersyukur tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka, dan api berhasil kami lokalisir sebelum merembet ke perumahan warga di sekitarnya. Kami mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara dibakar, atau meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan. Kondisi angin dan cuaca saat ini membuat api sangat cepat meluas,” tegasnya.

IMG-20260904-WA0396