Camat Abung Surakarta: Menang Kalah Biasa, yang Luar Biasa Semangat Bersama

Suyono
3 min
IMG 20260801 181143
A-AA+A++

Lampung Utara,Nusantaratoday.id – Semangat memeriahkan HUT ke-81 RI terasa di Lapangan Desa Tatakarya, Kecamatan Abung Surakarta, Jumat (31/7/2026). Lomba Senam Payu Kidah tingkat kecamatan berlangsung meriah dengan diikuti sembilan tim perwakilan desa.

Camat Abung Surakarta Firman mengatakan, perlombaan tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, menjaga kebugaran, sekaligus melestarikan budaya Lampung.

“Menang kalah itu biasa. Yang luar biasa adalah semangat kita bersama. Untuk tim yang terpilih nanti, saya titip nama baik Kecamatan Abung Surakarta. Tampilkan yang terbaik di tingkat kabupaten dan harumkan nama kecamatan kita,” kata Firman dalam sambutannya.

Lomba Senam Payu Kidah digelar Pemerintah Kecamatan Abung Surakarta bersama PERWOSI sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain memeriahkan HUT RI, kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi tim yang akan mewakili Kecamatan Abung Surakarta pada Lomba Senam Payu Kidah tingkat Kabupaten Lampung Utara yang dijadwalkan berlangsung Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati Ketapang Tegaskan ASN Adalah Pelayan Masyarakat

Sebanyak sembilan tim dari seluruh desa di Kecamatan Abung Surakarta tampil dengan kostum beragam dan penuh warna. Kekompakan gerakan para peserta mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati lapangan sejak pagi.

Kegiatan ini dihadiri Ketua PERWOSI Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Camat Abung Surakarta, Ketua TP PKK Kecamatan Abung Surakarta, pengurus PERWOSI, tim juri, para kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PERWOSI Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Ia mengingatkan setiap tim agar menampilkan gerakan Senam Payu Kidah sesuai pakem yang telah ditetapkan.

Firman juga menyampaikan terima kasih kepada PERWOSI, TP PKK, dan seluruh desa yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Atas nama pemerintah kecamatan, saya mengucapkan terima kasih kepada PERWOSI, TP PKK, dan seluruh desa yang sudah berpartisipasi. Kegiatan ini adalah momentum kita untuk mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan, dan yang paling penting melestarikan budaya Lampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Semen Sudah Mengeras, WC Tak Pernah Dibangun, Potret Kemiskinan Mbah Suminem di Lampung Utara

Usai melalui penilaian dewan juri, tim dari Desa Karya Sakti keluar sebagai juara Lomba Senam Payu Kidah tingkat Kecamatan Abung Surakarta. Hasil tersebut mengantarkan Desa Karya Sakti menjadi wakil Kecamatan Abung Surakarta pada lomba tingkat Kabupaten Lampung Utara.

Firman pun memberikan dukungan kepada tim pemenang agar mampu meraih prestasi di tingkat kabupaten.

“Kami ucapkan selamat kepada Desa Karya Sakti. Jaga kekompakan, terus berlatih, dan bawa nama Abung Surakarta dengan prestasi terbaik di tingkat kabupaten. Kami pemerintah kecamatan siap mendukung,” ucapnya.

Senam Payu Kidah merupakan senam kreasi khas Lampung yang memadukan unsur gerakan tradisional dengan kebugaran. Melalui perlombaan ini, pemerintah berharap budaya daerah tetap lestari dan semakin dikenal masyarakat, khususnya generasi muda.

Acara ditutup dengan defile seluruh peserta yang membawa nomor dada dan trofi, menandai berakhirnya perlombaan dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.