Aksi Keren Emak -emak Cibelok, Pemalang, Rela Hantarkan Logistik Demi Gapura Kemerdekaan RI Ke -81

Ragil
2 min
IMG20260806135801 scaled
oplus_0
A-AA+A++

PEMALANG,NUSANTARATIDAY.ID- Kekompakan membara ditunjukkan oleh puluhan kaum Emak-emak di lingkungan Sekretariat Paguyuban Amal Bakti Cibelok,Dusun Kledung, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Sambil membawa makanan dan minuman serta rokok mereka rela berjalan kaki berbondong-bondong menuju lokasi gotong royong warga yang sedang membangun gapura hias menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pemandangan tidak biasa terlihat tatkala para bapak dan pemuda tengah sibuk mengecat besi serta memasang bambu untuk kerangka gapura. Di tengah terik matahari, rombongan emak-emak datang beriringan membawa pasokan logistik berupa makanan tradisional, teh manis hangat, hingga kudapan segar.

Baca Juga :  Hanya 1,5 Bulan Menjabat, Nanik Deyang Mundur dari Kursi Kepala BGN: Apa Sebenarnya yang Terjadi

Koordinator lapangan warga setempat Ramidah (45 ) yang juga merupakan pengusaha roti tara menyampaikan bahwa, ide pengiriman logistik ini murni inisiatif para ibu rumah tangga.

Mereka ingin ikut mengambil bagian dalam perayaan HUT RI ke-81 tanpa harus ikut mengangkat batu atau memaku kayu.

“Bapak-bapak kan sibuk kerja fisik bikin gapura dari pagi sampai sore. Kami dari kaum ibu berpikir, apa ya yang bisa dibantu? Akhirnya kami patungan bawa makanan dan minuman, seperti roti, gorengan, teh hangat dan kopi, biar tenaga bapak-bapak kembali pulih,” ujarnya,pada Kamis sore ( 6/8).

Baca Juga :  BPS Laporkan Inflasi Nasional Juni 2026 Berada di Angka 3,34%

Suasana kebersamaan kian terasa hangat saat warga yang bekerja istirahat bersama di pinggir jalan sambil menikmati hidangan yang diantar para emak-emak. Gotong royong ini tidak sekadar membangun sebuah gapura bercorak merah putih, melainkan merajut kembali kerukunan antar warga di wilayah desa Cibelok, Taman.

Perjuangan kecil dari emak-emak Cibelok ini menjadi pengingat manis bahwa kemerdekaan diraih berkat kebersamaan. Gapura megah yang berdiri bukan sekadar simbol estetika, melainkan bukti nyata bahwa semangat proklamasi masih hidup dan dijaga hangat di sudut-sudut desa melalui tangan-tangan tulus para ibu.( Ragil).