BPJS Satu Dampingi Ibu Kuni Pasca Persalinan, Wujud Nyata Layanan JKN yang Optimal

Berry Pratama
3 min
IMG 20260807 WA0308
A-AA+A++

Jawa Tengah, Nusantaratoday.id – Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah Kuni Laila Zahrotunisa (24) di ruang pemulihan RS Kasih Ibu Purworejo. Setelah perjuangan panjang melahirkan buah hati pertamanya, ibu rumah tangga asal Desa Banyuasin ini akhirnya lega. Walau sang bayi masih dalam pemantauan medis, Kuni sangat bersyukur seluruh proses persalinan berjalan lancar berkat perlindungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

​Kuni merupakan peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo. Keberadaan JKN memberinya ketenangan emosional dan finansial ia bisa fokus pada persalinan tanpa dibayangi kecemasan biaya.

​Perjuangannya bermula dari pemeriksaan rutin di Puskesmas Banyuasin. Melihat kondisi Kuni, tenaga kesehatan bergegas merujuknya ke RS Kasih Ibu Purworejo demi penanganan yang lebih optimal.

​“Awalnya saya berharap bisa bersalin di puskesmas, tapi ternyata harus dirujuk. Bidan mendampingi saya sampai rumah sakit dan dokter langsung menangani dengan sigap. Walau prosesnya panjang, saya sangat tenang karena semua petugas memberikan perhatian penuh,” kenang Kuni.

​Di tengah ketegangan proses persalinan, guncangan gempa sempat memicu kepanikan. Namun, ketenangan dan profesionalisme para tenaga medis berhasil menentramkan Kuni hingga sang buah hati lahir selamat keesokan harinya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Geser Paradigma ke Value-Based Healthcare, Perketat Aturan Operasi Caesar

​Pasca melahirkan, Kuni disapa langsung oleh petugas BPJS SATU (BPJS Kesehatan Siap Membantu) melalui kegiatan customer visit. Kedatangan petugas ini tidak hanya untuk memastikan kualitas layanan yang diterima Kuni, tetapi juga memberikan edukasi penting terkait hak, kewajiban, hingga kemudahan administrasi.

​Petugas membimbing Kuni mengenai tata cara pendaftaran bayi baru lahir agar segera terlindungi JKN, serta mengenalkan fitur pendaftaran praktis melalui Aplikasi Mobile JKN.

​“Saya senang sekali disapa petugas BPJS SATU. Penjelasannya sangat ramah, jelas, dan sangat membantu. Saya jadi paham cara mendaftarkan bayi saya dan menggunakan Mobile JKN, jadi tidak bingung lagi begitu pulang dari rumah sakit,” tuturnya.

​Kuni pun menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi layanan kesehatan yang ia rasakan dari level faskes pertama hingga rumah sakit.

​“Bagi saya, Program JKN luar biasa membantu. Dari puskesmas, proses rujukan, sampai penanganan pasca melahirkan semuanya berjalan tanpa kendala. Kehadiran petugas BPJS SATU membuat saya merasa sangat diperhatikan. Terima kasih untuk seluruh tim medis dan BPJS Kesehatan!” ungkap Kuni.

Baca Juga :  Muntakiyah Tetap Kuat Jalani Pengobatan Kanker Berkat Perlindungan JKN

​Menanggapi kisah Kuni, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan bahwa BPJS SATU merupakan bentuk penguatan peran Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di RS mitra.

​“BPJS SATU hadir untuk memastikan peserta memperoleh informasi yang akurat, pendampingan yang tepat, serta solusi cepat jika menghadapi kendala. Petugas kami aktif berkoordinasi dengan rumah sakit agar setiap masalah selesai dengan cepat dan sesuai ketentuan,” jelas Dina.

​Melalui kegiatan customer visit berkala, BPJS Kesehatan dapat menyerap aspirasi dan pengalaman peserta secara langsung sebagai bahan evaluasi mutlak demi meningkatkan mutu layanan.

​Dina juga mengimbau peserta untuk tidak ragu memanfaatkan layanan ini. Kontak dan nama petugas BPJS SATU kini telah terpajang jelas di area media informasi seluruh rumah sakit mitra.

​“Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan BPJS SATU. Sinergi dan komunikasi yang baik antara peserta, rumah sakit, dan BPJS Kesehatan adalah kunci agar layanan JKN selalu berjalan optimal, cepat, dan melayani dengan hati,” pungkas Dina.

IMG-20260814-WA0147(1)