Jakarta,Nusantaratoday.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara resmi mengambil pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.
Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai peningkatan dan pemeliharaan 17 ruas jalan kabupaten sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., bersama Ketua DPRD Lampung Utara, Muhammad Yusrizal, S.T., di Kantor PT SMI, Jakarta.
Penandatanganan turut disaksikan Sekretaris Daerah Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., unsur pimpinan DPRD, serta jajaran kepala perangkat daerah. Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif menegaskan dukungan bersama terhadap skema pembiayaan tersebut.
Bupati Hamartoni mengatakan, keputusan mengambil pinjaman daerah merupakan langkah strategis agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan meski kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Peningkatan kualitas jalan menjadi prioritas karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kita harus menghadirkan terobosan agar pembangunan tetap berjalan. Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi solusi strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di Lampung Utara,” kata Hamartoni.
Ia menjelaskan, pembiayaan dari PT SMI akan difokuskan pada perbaikan 17 ruas jalan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, menekan biaya transportasi, sekaligus membuka akses masyarakat menuju pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Menurut Hamartoni, kerja sama dengan PT SMI merupakan bagian dari upaya Pemkab Lampung Utara memanfaatkan skema pembiayaan daerah yang legal, akuntabel, dan terukur untuk mempercepat pembangunan.
Dengan ditandatanganinya perjanjian pinjaman tersebut, proses pembiayaan resmi dimulai. Pemkab Lampung Utara menargetkan pelaksanaan proyek peningkatan 17 ruas jalan dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.





