Bandar Lampung, Nusantaratoday.id – Polemik dugaan manipulasi skema penggajian karyawan OPPO di Provinsi Lampung kian bergulir liar. Meski Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung mengklaim telah turun ke lapangan, proses investigasi mendadak seperti berjalan di tempat dan belum memberikan titik terang yang berarti.
Kepala Disnaker Provinsi Lampung, Agus Nompitu, mengonfirmasi bahwa tim pengawas ketenagakerjaan telah melakukan pemeriksaan langsung ke manajemen OPPO. Namun, proses ini terkesan menggantung dengan dalih pimpinan perusahaan sedang tidak berada di tempat.
“Tim sudah melakukan pemeriksaan ke perusahaan dan bertemu dengan HR manajemen OPPO,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).
Pihak Disnaker berdalih, kepastian hasil investigasi baru bisa disimpulkan setelah pimpinan puncak OPPO kembali ke Lampung.
“Berdasarkan keterangan yang kami dapat, pimpinan perusahaan sedang keluar kota. Untuk itu akan diadakan pemeriksaan kembali setelah pimpinan kembali,” dikatakannya.
Selain menunggu kehadiran pimpinan, Disnaker mengaku masih mengumpulkan sejumlah dokumen ketenagakerjaan krusial guna menguliti ada tidaknya pelanggaran sistem pengupahan yang memicu keresahan buruh tersebut.
Anehnya, saat didesak mengenai indikasi awal pelanggaran atau target waktu penyelesaian kasus ini, Agus justru melempar jawaban normatif dan enggan membeberkan detailnya ke publik.
“Belum selesai. Kan ada prosesnya,” cetus Agus singkat.
Sikap Disnaker yang terkesan “melunak” dan memilih menunggu kehadiran pimpinan perusahaan ini memicu skeptisisme publik. Kasus ini telanjur menjadi sorotan tajam setelah gelombang keluhan karyawan mencuat, mengungkap skema penggajian yang dinilai menjerat dan merugikan hak-hak pekerja.
Desakan agar Disnaker tidak bersikap ‘masuk angin’ dan membuka hasil investigasi secara transparan terus mengalir deras dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Laskar Lampung.
Kini, publik menaruh curiga apakah investigasi ini akan menyentuh akar masalah, atau sekadar formalitas administratif di atas kertas Harapan besar bertumpu pada pemeriksaan tahap kedua untuk membongkar tuntas dugaan eksploitasi hak pekerja dalam sistem pengupahan yang diterapkan raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut.
Agus sendiri berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami tunggu hasil selanjutnya,” pungkasnya.
Kini, kredibilitas Disnaker Lampung dipertaruhkan. Begitu pimpinan OPPO kembali dan pemeriksaan tahap dua digelar, akankah tabir gelap skema gaji ini dibongkar tanpa sensor Ataukah kasus ini sengaja diredam di bawah meja Bola panas kini sepenuhnya menggelinding di tangan Disnaker Provinsi Lampung.





