PEMALANG, NUSANTARATODAY.ID – Kehadiran tim patroli bersepeda motor (R2) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang di sejumlah titik strategis kini menjadi pemandangan yang tak asing. Langkah proaktif petugas dalam menyisir fasilitas publik seperti jalur sepeda dan kawasan City Walk mendapat apresiasi hangat dari masyarakat.
Sebelumnya, sejumlah ruas trotoar dan jalur lambat kerap dikeluhkan warga karena alih fungsi, mulai dari serbuan Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga parkir liar yang memakan hak pejalan kaki.
Namun, sejak Satpol PP menggencarkan patroli bermotor atau R2 yang lincah menjangkau sudut-sudut kota, ketertiban perlahan mulai tercipta.
Citra (30 ) , seorang warga Kelurahan Bojongbata,mengaku sangat terbantu dengan penertiban tersebut. Menurutnya, patroli menggunakan kendaraan roda dua memungkinkan petugas bergerak cepat memberikan imbauan persuasif kepada para pedagang agar tidak mengganggu akses warga.
“Kalau dulu mau jalan kaki atau sepedaan suka was-was karena jalurnya dipakai jualan. Sekarang jauh lebih rapi dan aman. Petugas juga datang secara humanis, jadi pedagang tidak merasa digusur semena-mena, tapi diarahkan,” ungkap Citra saat ditemui di kawasan Alun-alun Pemalang, pada Selasa ( 14/7 ).
Senada dengan Citra, tanggapan positif juga dilontarkan oleh para pengguna jalan dan pesepeda. Berdasarkan pantauan lapangan, Tim Patroli R2 Satpol PP tak hanya berfokus pada penertiban PKL, tetapi juga sigap membubarkan kerumunan pelajar yang nongkrong di jam sekolah serta mengamankan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Kepala Satpol PP Kabupaten Pemalang Achmad Hidayat, mengungkapkan jika jajarannya terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan patroli dialogis dan humanis. Dengan mobilitas tinggi menggunakan motor, diharapkan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) di wilayah jantung Kota Bercahaya ini, dapat terus terjaga tanpa mengesampingkan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Hidayat menuturkan, Bahwa Kegiatan patrol sepeda motor atau R2 ini bukanlah sekadar rutinitas penertiban biasa, melainkan wujud komitmen nyata dalam menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum).
“Dengan pendekatan humanis, tim patroli R2 kerap memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, menertibkan oknum yang melanggar batas, hingga menindaklanjuti aduan warga terkait gangguan ketertiban,” ujar Hidayat,
Dirinya menambahkan, Satpol PP tidak bekerja sendirian, sinergi lintas sektoral bersama TNI-Polri juga terus diperkuat guna mengantisipasi potensi gangguan seperti premanisme dan aksi kenakalan remaja.
“Bagi warga Pemalang yang melihat gangguan trantibum, dapat memantau dan melaporkan langsung melalui saluran resmi Website Satpol PP Pemalang,” tutupnya.





