PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID – Amukan si jago merah kembali melanda kawasan padat penduduk di Kota Palembang. Sebuah rumah tinggal berukuran 15×20 m² di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, RT 26/RW 08, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus (Tangga Buntung) ludes terbakar pada Rabu (24/6/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB ini menyebabkan satu kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mengakibatkan tiga orang anak mengalami luka bakar.
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh Pos Pemadam Kebakaran Gandus dari seorang warga bernama Syahrul. Merespons laporan tersebut, tim rescue bergerak cepat. Unit pertama dari Pos Gandus tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) hanya dalam waktu lima menit setelah laporan diterima.
Guna melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman sekitar, total 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, yang berasal dari Pos Gandus (Unit 03, 20) dan Pos Merdeka (Unit 16, 18, 28).
Komandan Peleton (Danton) Pos Gandus, Arlion, yang memimpin langsung operasi pemadaman di lapangan, memberikan keterangannya terkait situasi di lokasi kejadian.
”Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung mengerahkan armada terdekat dari Pos Gandus dan dibantu armada dari Pos Merdeka. Fokus utama kami saat tiba di lokasi adalah melakukan lokalisir area agar api tidak menjalar ke rumah warga lainnya, mengingat ini kawasan padat penduduk. Api berhasil kita kuasai sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam,” ujar Arlion.
Arlion mengonfirmasi bahwa meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, terdapat tiga orang anak yang berada di lokasi kejadian mengalami luka bakar. Ketiga korban tersebut adalah Zulfa Aqila (perempuan, 11 tahun), Putri Humeiroh (perempuan, 8 tahun), dan Gibran (laki-laki, 2 tahun).
Seluruh korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif, sementara penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Terkait pemicu kebakaran, pihak pemadam kebakaran belum bisa memberikan kepastian karena fokus utama adalah penyelamatan dan pemadaman.
”Untuk asal api atau penyebab pasti kebakaran di rumah milik Bapak Romi ini masih belum diketahui dan kini sedang dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Total kerugian materil juga masih dalam tahap pendataan,” jelasnya.
Petugas mulai melakukan penyemprotan pada pukul 15.58 WIB dan kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 16.50 WIB. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dan kondusif, seluruh unit pemadam dinyatakan selesai bertugas dan kembali ke posko masing-masing pada pukul 17.40 WIB.





