Aksi Kemanusiaan, Paguyuban Pemuda Kangean Dampingi Pemulangan Jenazah PMI

IMG 20251214 WA0166

SUMENEP, Nusantaratoday.id –  Paguyuban Pemuda Kangean kembali menunjukkan peran sosialnya dengan terlibat langsung dalam proses pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun KP Somur Elos, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Minggu.(14/12/2025) 

Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan tanggung jawab moral terhadap warga Kangean yang mengalami musibah saat bekerja di luar negeri.

Bacaan Lainnya

Ketua Paguyuban Pemuda Kangean, Adi Jaya, menegaskan bahwa kehadiran paguyuban dalam proses pemulangan jenazah merupakan komitmen kolektif untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi duka.

“Pendampingan ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen paguyuban untuk tidak meninggalkan warga Kangean yang tertimpa musibah, di mana pun mereka berada,” ujar Adi Jaya.

Ia menjelaskan, Paguyuban Pemuda Kangean berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk keluarga korban dan instansi terkait, guna memastikan proses pemulangan jenazah berjalan lancar hingga tiba di kampung halaman dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dalam proses tersebut, Dinas Ketenagakerjaan  Sumenep juga turut hadir dan berperan aktif dalam memberikan pendampingan, koordinasi, serta dukungan administratif, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama pekerja migran dan keluarganya.

Sementara itu, Kepala Desa Timur Jang-Jang, Hasanullah, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Paguyuban Pemuda Kangean bersama  Sumenep.

“Atas nama pemerintah desa dan keluarga almarhum, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Paguyuban Pemuda Kangean dan Dinas Ketenagakerjaan Sumenep. Kehadiran mereka sangat membantu dan meringankan beban keluarga,” ungkapnya.

Pemerintah desa berharap kolaborasi antara masyarakat, paguyuban, Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, dan pemerintah daerah terus terjalin secara berkelanjutan, khususnya dalam memberikan perlindungan, pendampingan, serta respon cepat terhadap warga Kangayan yang bekerja sebagai PMI di luar negeri.

(Iam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *