Kawal Perekonomian Rakyat, LSM KPK RI Muba Dorong Pemkab Perhatikan UMKM Bengkel Motor

Berry Pratama
3 min
IMG 20260822 121118
A-AA+A++

SEKAYU, NUSANTARATODAY.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Komunitas Penegak Keadilan (KPK RI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal roda perekonomian masyarakat bawah.

Kali ini, LSM KPK RI Muba menyoroti pentingnya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba di bawah kepemimpinan Bupati M. Toha Tohet, S.H., terhadap keberlangsungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor jasa perbengkelan kendaraan bermotor yang tersebar di wilayah Sekayu dan kecamatan lainnya.

​Ketua DPC LSM KPK RI Musi Banyuasin, Metran, S.E., menyatakan bahwa bengkel-bengkel kecil milik warga lokal merupakan urat nadi transportasi daerah yang mendesak untuk didukung, terutama dalam hal modernisasi peralatan kerja dan peningkatan keahlian montir.

​Berdasarkan pantauan lapangan LSM KPK RI Muba, banyak pelaku usaha bengkel tradisional di wilayah seperti Kecamatan Sekayu, Sanga Desa, Babat Toman, hingga Bayung Lencir masih beroperasi dengan peralatan seadanya. Keterbatasan modal menjadi hambatan utama bagi mereka untuk berkembang maupun menyerap tenaga kerja lokal baru.

Baca Juga :  Rp97,8 Miliar Mengalir Bocor: Irigasi Gantung Mesuji Rusak Sebelum Dipakai

​Metran mengungkapkan bahwa usaha perbengkelan terbukti memiliki daya tahan yang kuat, bahkan tetap bertahan stabil saat pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2021 lalu.

​”Kami sangat berharap program stimulus Pemkab Muba melalui Dinas Koperasi dan UKM yang sebelumnya pernah menyalurkan bantuan peralatan bengkel dapat kembali diterapkan dan ditingkatkan untuk tahun mendatang. Namun, kami berharap intensitas program ini ditingkatkan serta jangkauannya diperluas hingga menyentuh pelaku usaha bengkel di pelosok desa,” ujar Metran.

​Selain aspek ekonomi, Metran menyoroti pentingnya standar kualitas perbaikan kendaraan yang berdampak langsung pada keselamatan berkendara di jalan raya. Hal ini ia rasakan langsung saat melakukan servis kendaraan di Bengkel Motor Piston yang berlokasi di Jalan Lingkar Randik (depan SPBU Pahri). Bengkel milik Puput Dian Pratiwi, S.E., tersebut telah beroperasi hampir 12 tahun dan terbukti mampu bertahan melewati masa pandemi.

​Menurutnya, kualitas perbaikan rem, mesin, dan komponen fatal lainnya harus memenuhi standar teknis agar tidak memicu kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian teknis.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Akan Tindak Tegas Pratik Jual Beli Bangku Dalam Penerimaan Siswa Didik Baru

Oleh karena itu, LSM KPK RI Muba mengajukan tiga poin rekomendasi strategis kepada instansi terkait. Pertama, menyelenggarakan pelatihan mekanik gratis secara berkala melalui kerja sama dengan pabrikan otomotif terkemuka. Kedua, memfasilitasi akses modal dan bantuan peralatan modern, seperti alat cek kelistrikan digital dan impact wrench, bagi bengkel skala mikro.

Ketiga, mendorong perusahaan perkebunan dan pertambangan besar di Muba untuk bermitra serta memanfaatkan jasa bengkel lokal dalam perawatan kendaraan operasional mereka.

​Sebagai lembaga kontrol sosial yang aktif merespons keluhan warga, DPC LSM KPK RI Muba membuka pintu sekretariatnya bagi para pelaku UMKM perbengkelan yang menghadapi kendala usaha, baik terkait regulasi maupun kendala lainnya.

​”DPC LSM KPK RI Muba siap hadir dan mengawal aspirasi ini. Jika UMKM perbengkelan maju, lapangan kerja di kecamatan dan desa akan terbuka, angka pengangguran menurun, dan keselamatan berkendara di wilayah Musi Banyuasin akan jauh lebih terjamin,” pungkas Metran. (Red)

IMG-20260904-WA0396