Diplomasi Kemanusiaan Berhasil, 9 Relawan WNI Flotilla Segera Kembali ke Tanah Air

Berry Pratama
2 min
IMG 20260522 131843
A-AA+A++

JAKARTA, NUSANTARATODAY.ID – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan bahwa sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 telah dibebaskan. Saat ini, mereka tengah dalam perjalanan keluar dari wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

​Sugiono menyebut keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari diplomasi intensif yang dilakukan Pemerintah Indonesia segera setelah menerima laporan pencegatan armada kemanusiaan tersebut.

​“Perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0,” ujar Sugiono dalam pernyataan resminya, Kamis (21/5).

​Kementerian Luar Negeri, melalui Direktorat Pelindungan WNI, telah mengoptimalkan seluruh jalur diplomatik yang tersedia, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri guna menjamin keselamatan para relawan. Di samping itu, Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Turki atas dukungan aktifnya dalam memfasilitasi proses pemulangan ini.

Baca Juga :  Explorasi Kepulauan Kangean, Masyarakat Harus Tahu Niat Baik.Bupati Ahmad Fauzi

​“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuhnya dalam memfasilitasi proses evakuasi dan pemulangan para relawan,” dikatakan Sugiono.

Pemerintah Indonesia kembali menegaskan kecaman keras atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan. Indonesia menilai tindakan terhadap warga sipil yang menjalankan misi kemanusiaan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

​Sebagai langkah penutup, Pemerintah memastikan akan terus mengawal proses ini hingga seluruh WNI tiba di tanah air dalam keadaan aman dan sehat.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Akan Tindak Tegas Pratik Jual Beli Bangku Dalam Penerimaan Siswa Didik Baru

“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses ini hingga seluruh WNI tiba kembali di tanah air dengan selamat,” tegas Sugiono.

Sebelumnya, sembilan relawan WNI dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 sempat ditahan oleh pasukan militer Israel pada 18–19 Mei 2026. Penangkapan terjadi di perairan internasional dekat Siprus dalam operasi pencegatan misi kemanusiaan yang membawa bantuan logistik serta obat-obatan menuju Gaza, Palestina.

 

Sumber: Bakom RI