Batal ke Malaysia, Tampia Tour Serahkan Jaminan ke UMKO

Suyono
3 min
IMG 20260716 WA0017
A-AA+A++

Lampung Utara,Nusantaratoday.id– Upaya penyelesaian polemik batalnya Field Trip Internasional ke Malaysia memasuki babak baru. Pihak Tampia Tour akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka, meminta maaf kepada mahasiswa dan orang tua, serta menyerahkan jaminan kepada Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) sebagai bentuk komitmen untuk mengembalikan dana seluruh peserta.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Klarifikasi dan Pertanggungjawaban yang difasilitasi Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) UMKO di Ruang Rapat FHIS, Selasa (15/7/2026).

Rapat dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Suwardi, S.H., M.H., Dekan FHIS Dr. Didiek R. Mawardi, S.H., M.H., para dekan di lingkungan UMKO, Kepala UPBH Dr. Irhammudin, S.H., M.H., Kepala Bagian Humas dan Protokol Amaliah, S.Pd., M.Pd., jajaran panitia Field Trip Internasional, perwakilan Tampia Tour, serta mahasiswa peserta.

Dalam forum tersebut, pihak travel memaparkan kronologi yang menyebabkan keberangkatan ke Malaysia gagal terlaksana. Penjelasan disampaikan langsung di hadapan pimpinan universitas dan perwakilan mahasiswa sebagai bentuk pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut.

Tak hanya memberikan klarifikasi, Tampia Tour juga menyerahkan jaminan kepada UMKO sebagai bentuk keseriusan memenuhi kewajiban pengembalian dana peserta sesuai kesepakatan.
Direktur Tampia Tour, Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa, orang tua, dan pihak universitas.

Baca Juga :  Kesemrawutan Pedagang dan Parkir di Depan Pasar Bojongbata Perlu Penanganan Serius

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa, orang tua, dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi atas peristiwa ini. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan menyelesaikan seluruh kewajiban kami kepada peserta. Jaminan yang kami serahkan hari ini merupakan bentuk kesungguhan kami dalam memenuhi komitmen tersebut sesuai dengan batas waktu yang telah disepakati,” ujar Arif.

Meski mengapresiasi langkah tersebut, UMKO menegaskan bahwa proses penyelesaian belum dianggap selesai.

Dekan FHIS UMKO, Dr. Didiek R. Mawardi, menegaskan universitas akan terus mengawal realisasi komitmen pihak travel hingga seluruh hak mahasiswa benar-benar dipenuhi.

“Universitas mengapresiasi itikad baik pihak travel yang hadir memenuhi undangan, memberikan klarifikasi secara langsung, serta menyerahkan jaminan sebagai bentuk komitmen pertanggungjawaban. Namun demikian, komitmen tersebut tidak berhenti pada penyerahan jaminan.

Universitas akan terus mengawal proses ini hingga seluruh kewajiban kepada mahasiswa benar-benar dipenuhi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Petaka Gas LPG di Sungai Pinang: Tiga Warung Hangus, Satu Nyawa Melayang

Senada dengan itu, Ketua Panitia Field Trip Internasional, Ibrahim Fikma E., S.H., M.H., menyebut rapat tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan kepastian kepada mahasiswa dan orang tua terkait penyelesaian kasus.

Menurutnya, sejak awal panitia menempatkan perlindungan hak mahasiswa sebagai prioritas utama.

“Hari ini pihak travel telah menyampaikan klarifikasi secara langsung dan menegaskan kembali komitmen pertanggungjawabannya di hadapan pimpinan universitas. Panitia bersama universitas akan terus melakukan pengawalan hingga seluruh proses penyelesaian selesai dan hak mahasiswa terpenuhi,” katanya.

Pada akhir rapat, seluruh pihak sepakat menjaga komunikasi secara kondusif selama proses penyelesaian berlangsung. FHIS UMKO juga memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan komitmen Tampia Tour akan terus dilakukan hingga batas waktu yang telah disepakati bersama, yakni 7 Agustus 2026.

Dengan adanya jaminan yang telah diserahkan dan komitmen tertulis dari pihak travel, perhatian kini tertuju pada realisasi pengembalian dana seluruh peserta sesuai tenggat waktu. UMKO menegaskan akan tetap berdiri sebagai pengawal kepentingan mahasiswa hingga seluruh hak peserta benar-benar diterima.