PEMALANG,NUSANTARA’TODAY.ID- Ancaman penularan tuberkulosis (TBC) menjadi perhatian dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat di Kabupaten Pemalang. Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang menggencarkan pelacakan kontak, sementara Lurah Bojongbata, Mirza Agus Faishal, turun memantau kondisi warga dan lingkungan tempat tinggal.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus membantu mendeteksi kemungkinan penularan TBC sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyani, menjelaskan bahwa petugas melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang berpotensi melakukan kontak erat dengan warga terduga TBC, termasuk anggota keluarga dan orang-orang di lingkungan sekitarnya.
“Ini kita cari 100 meter dari orang yang terduga TBC. Di satu tempat itu kita lihat, dalam satu rumah ada berapa orang. Mereka juga perlu diperiksa karena sering berkomunikasi dan berinteraksi,” ujar Wiji, saat dikonfirmasi, pada Rabu ( 21/10 ).
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan batuk berkepanjangan. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab gejala dan menentukan penanganan yang tepat.
Sementara itu, Lurah Bojongbata Mirza Agus Faishal menegaskan pentingnya pemantauan kesehatan masyarakat dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah kelurahan juga berperan mendorong warga agar segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mencurigakan.
TBC merupakan penyakit menular yang dapat disembuhkan apabila ditangani dengan tepat. Karena itu, warga diimbau menjaga sirkulasi udara rumah, menerapkan etika batuk, serta mengikuti pemeriksaan dan pengobatan sesuai arahan tenaga kesehatan.
Pesan penting bagi warga: jangan abaikan batuk berkepanjangan. Segera periksa ke fasilitas kesehatan agar TBC dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.( Ragil).







