Raja-Raja Nusantara Bertemu di Bali, Tokoh Adat Lampung Hadir

Redaksi
2 min
IMG 20261009 171609
A-AA+A++

BALI, NUSANTARATODAY ID — Pertemuan Raja-Raja Seluruh Indonesia di Kerajaan Adat Klungkung, Bali, menjadi ajang mempererat persaudaraan antarkerajaan sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan bangsa dan melestarikan budaya Nusantara.

Sejumlah tokoh adat dari Provinsi Lampung turut menghadiri pertemuan tersebut atas undangan Raja Klungkung, yang merupakan anggota Persatuan Raja-Raja Nusantara. Kehadiran mereka membawa identitas adat Lampung dalam forum silaturahmi lintas kerajaan tersebut.

Tokoh yang hadir di antaranya Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., atau Dang Ike, bergelar Suttan Raja Lampung dari Buay Pemuka Pangeran Ilir Way Kanan; Agus Bastian, bergelar Suntan Bandakh Makhga dari Kebandaran Makhga Way Lima, Pesawaran; serta Ir. Nero Koenang, bergelar Suttanku Raja Ngarang Dunio dari Keratuan Pemanggilan Buay Koenang, Lampung Utara, yang juga menjabat Ketua Umum DPP Laskar Lampung Indonesia.

Baca Juga :  Harukaze Open Vol. 2 Tuntas, Ini Daftar Pemenangnya, Nantikan Harukaze Open 2027

Turut hadir Destra Yudha, S.H., M.Si., selaku Wakil Sekretaris Jenderal DPP Laskar Lampung Indonesia, serta M. Gusti Saibatin dari Lamban Gedung Kuning (LGK), Bandar Lampung.

Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan upaya menjaga hubungan antarkerajaan dan komunitas adat sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan tradisi, nilai luhur, serta keberagaman adat dari berbagai daerah.

Bagi masyarakat Lampung, keberadaan kepaksian, keratuan, kebandakhan, dan buay merupakan bagian penting dari sejarah serta identitas budaya yang perlu diwariskan kepada generasi penerus.

Pelestarian adat tidak hanya dilakukan melalui upacara dan tradisi, tetapi juga lewat pendidikan adat, penguatan silaturahmi, serta kerja sama antarkomunitas agar nilai-nilai luhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan TNI, Ingatkan Publik pada Insiden Penguntitan Densus 88

Pertemuan lintas kerajaan ini diharapkan menjadi wadah bertukar pengalaman dan memperluas kolaborasi dalam menjaga warisan budaya Nusantara. Keberagaman adat dan tradisi dinilai menjadi bagian dari identitas nasional yang harus dihormati tanpa menghilangkan ciri khas setiap daerah.

Semangat Indonesia Bersatu, Adil, dan Makmur pun diharapkan diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, serta memberi ruang bagi masyarakat adat untuk melestarikan budayanya.

Melalui pertemuan tersebut, para tokoh adat Lampung diharapkan dapat terus memperkenalkan kekayaan tradisi daerah ke tingkat nasional sekaligus memperkuat persaudaraan antarkerajaan di Indonesia.

IMG-20260904-WA0396