Lampung Utara, Nusantaratoday.id – Kepala SMA Negeri 1 Kotabumi, Media Sari Putri, S.Pd., M.M., memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski sekolah menerapkan pembelajaran daring menyusul kondisi sebaran abu vulkanik di wilayah sekitar.
Kebijakan tersebut diberlakukan selama dua hari, yakni Senin-Selasa, 7-8 September 2026, mengacu pada Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026.
Media Sari Putri mengatakan, selama pembelajaran daring, peserta didik tetap mengikuti jadwal pelajaran seperti biasa. Materi pembelajaran disampaikan masing-masing guru melalui platform daring yang telah ditentukan.
“Pembelajaran tetap berjalan seperti biasa, hanya pelaksanaannya dilakukan secara daring,” kata media Sari Putri. Senin (7/9/2026)
Media menambahkan pihak sekolah juga meminta siswa memastikan perangkat seperti telepon seluler maupun laptop dalam kondisi siap digunakan, termasuk memastikan jaringan internet berjalan baik.
Selain itu, orang tua diminta memberikan pendampingan selama proses pembelajaran dari rumah agar kegiatan belajar tetap berlangsung lancar.
Media Sari Putri menekankan bahwa perubahan metode pembelajaran ini merupakan langkah sekolah untuk menjaga keselamatan peserta didik sekaligus memastikan proses pendidikan tidak terhenti di tengah kondisi abu vulkanik.
“Jaga kesehatan, tetap waspada, dan patuhi arahan pihak sekolah,” pesan Media.
Dengan kebijakan tersebut, SMAN 1 Kotabumi memastikan keselamatan siswa tetap menjadi prioritas, sementara pembelajaran tetap berjalan.






