SUMENEP, NUSANTARATODAY.ID – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja yang bertugas di Desa Laok Jang-Jang, Kabupaten Sumenep, menjalin kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep dalam pelaksanaan program penanaman 100 pohon sebagai upaya penguatan kesadaran ekologis dan pelestarian lingkungan di wilayah kepulauan.
Program penanaman pohon ini merupakan wujud konkret sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan degradasi lingkungan serta dampak perubahan iklim. Kegiatan tersebut melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat sebagai bagian dari strategi edukasi lingkungan berbasis komunitas. Rabu(24/12/2025)
Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi pohon berbuah, pohon keras, dan pohon peneduh. Pemilihan jenis tersebut didasarkan pada pertimbangan ekologis dan manfaat jangka panjang, baik dari aspek konservasi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Koordinator Desa KKN Universitas Wiraraja di Desa Laok Jang-Jang, Herman S., menegaskan bahwa keberangkatan mahasiswa KKN ke wilayah Pulau Kangean tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan membawa misi keberlanjutan lingkungan.
“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk keberpihakan nyata pada kelestarian alam sekaligus seruan moral untuk melawan kerusakan lingkungan, khususnya di wilayah kepulauan. Kami ingin mengajak masyarakat menjaga ruang hidup bersama secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep menyampaikan apresiasi atas peran aktif mahasiswa KKN Universitas Wiraraja dalam mendukung program penghijauan daerah. Pihak DLH berharap kolaborasi dengan institusi akademik dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkesinambungan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan serta terbangun budaya hijau yang berkelanjutan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam menciptakan lingkungan yang lebih lestari dan berkualitas bagi generasi mendatang. (Iam)





