Perkuat Pemberdayaan Masyarakat, Promedia Group dan Manava Collective Resmi Bersinergi

Berry Pratama
3 min
IMG 20260630 142148
A-AA+A++

Jakarta, Nusantaratoday.id – Promedia Group resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Manava Collective guna memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat. Kemitraan ini akan berfokus pada penguatan pelatihan vokasi, publikasi program sosial, serta optimalisasi kampanye Corporate Social Responsibility (CSR).

​Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Promedia Teknologi Indonesia dan Yayasan Penghubung Kebaikan Indonesia (YPKI)—lembaga yang menaungi Manava Collective. Prosesi penandatanganan berlangsung di kantor Manava Collective, Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026).

​Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, bersama CEO Manava Collective sekaligus Ketua Pengurus YPKI, Marisa Thara Wardhani.

​Kolaborasi ini menjadi batu pijakan penting bagi kedua lembaga untuk melahirkan program-program berdampak luas, mulai dari peningkatan kapasitas masyarakat, pengembangan keterampilan, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan strategi komunikasi publik.

​CEO PT Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono, menegaskan bahwa kedua pihak memiliki kesamaan visi dalam mendorong kemandirian masyarakat lewat ekonomi berbasis gotong royong.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Kasubbagbin Kejari Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Kerja Tuntas dan Jaga Integritas

​”Selama lima tahun terakhir, kami telah melatih lebih dari 15 ribu peserta agar menguasai keterampilan digital yang relevan dengan industri saat ini. Kami optimistis, kolaborasi dengan Manava akan melipatgandakan dampak pemberdayaan ini, membuka lapangan kerja baru, serta melahirkan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif,” ujar Agus.

​Agus menambahkan, Promedia akan mengoptimalkan kekuatan jaringan media nasionalnya untuk menyuarakan program-program positif ini ke ruang publik.

​Di sisi lain, CEO Manava Collective, Marisa Thara Wardhani, mengungkapkan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan, pelatihan, dan penyaluran kerja yang terintegrasi.

​”Cita-cita besar kami adalah melihat masyarakat bertransformasi; dari yang semula menerima zakat (mustahik), kini bisa menjadi pemberi zakat (muzakki). Kami tidak hanya memberi bantuan instan, tapi membekali mereka dengan keahlian siap kerja. Manava bahkan memiliki lini usaha outsourcing yang siap menjembatani para alumni pelatihan agar langsung mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak,” jelas Thara.

Baca Juga :  Terjaring Operasi Pekat, 17 Wanita di Pemalang Dikirim ke Panti Rehabilitasi Surakarta

Melalui MoU ini, Promedia Group dan Manava Collective sepakat untuk menggarap sejumlah ruang lingkup strategis yang berfokus pada tiga pilar utama. Di bidang pendidikan dan vokasi, kolaborasi ini mencakup penyusunan kurikulum modern, penyediaan instruktur ahli, serta penyelenggaraan pelatihan kerja.

Sementara itu, untuk memperkuat aspek komunikasi dan publikasi, kedua belah pihak akan menggencarkan kampanye sosial secara masif dengan memanfaatkan ekosistem media nasional milik Promedia Group. Terakhir, sinergi filantropi akan diwujudkan melalui pengelolaan dana CSR secara tepat sasaran, pengembangan platform pembelajaran digital, hingga program penyaluran kerja.

​Melalui perpaduan kekuatan komunikasi makro milik Promedia dan ekosistem pemberdayaan mikro milik Manava Collective, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi role model sinergi antara industri media dan sektor sosial dalam mencetak SDM Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan mandiri.