Produktivitas di Balik Jeruji: Lapas Kendal Sulap Lahan Tidur Jadi Area Budidaya Gambas, Pare, dan Timun

Berry Pratama
2 min
IMG 20260626 152406
A-AA+A++

KENDAL, NUSANTARATODAY.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal terus menorehkan terobosan dalam program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi lahan tidur (idle) menjadi area pertanian produktif, yang kini difokuskan pada budidaya tanaman gambas, pare, dan timun sebagai bagian dari program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

​Dipimpin langsung oleh petugas, para warga binaan tampak kompak bergotong royong memulai tahapan pengolahan lahan. Proses awal ini meliputi pembersihan area, penggemburan tanah, hingga pembuatan bedengan agar benih yang ditanam dapat tumbuh secara optimal.

Baca Juga :  Tolak Survei Seismik, Asmuni ; Nur Faizin Jangan Manuver Politik Tanpa Aksi Nyata

​Kepala Lapas Kendal menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata Lapas dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan agribisnis.

​”Melalui program SAE ini, warga binaan tidak hanya menyerap ilmu dan keterampilan bertani, tetapi juga ditempa untuk memiliki kedisiplinan, etos kerja, dan rasa tanggung jawab. Ini modal berharga mereka saat kembali ke masyarakat nanti,” ujarnya pada Jumat (26/6).

​Pemilihan komoditas gambas, pare, dan timun dinilai sangat tepat karena masa panen yang relatif cepat dan produktivitasnya tinggi. Hasil panen dari lahan SAE ini nantinya akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan (bama) dapur Lapas secara mandiri, sehingga mampu meningkatkan efisiensi anggaran negara.

Baca Juga :  Mangkrak Dan Viral, Kejari Lampung Utara Bidik Dugaan Penyimpangan Dana KWT Bumi Agung Marga

​Melalui optimalisasi lahan SAE ini, Lapas Kendal membuktikan diri mampu menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi instrumen humanis dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.