LAMPUNG UTARA, NUSANTARATODAY.ID-Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMAN 3 Kotabumi diwarnai pengunduran diri tiga calon peserta didik yang sebelumnya dinyatakan lolos melalui jalur prestasi.
Ketiga siswa tersebut diketahui memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah yang berada di Bandar Lampung. Pengunduran diri dilakukan secara resmi dan telah diproses sesuai ketentuan yang berlaku dalam sistem penerimaan murid baru.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 3 Kotabumi, Bambang Nopriadi, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menindaklanjuti pengunduran diri tersebut dengan membuat berita acara dan menerima surat pengunduran diri dari masing-masing calon siswa.
“Sudah dibuat berita acara dan disertai surat pengunduran diri dari yang bersangkutan. Selanjutnya sesuai sistem maka ranking di bawahnya secara otomatis naik dan sudah daftar ulang,” jelas Bambang Nopriadi melalui pesan WhatsApp. Rabu(24/6/2026)
Adapun tiga siswa jalur prestasi yang mengundurkan diri tersebut adalah:
Sky Al Hafuza Bintaro, nilai 61,66, berasal dari SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, nomor urut 51.
Septi Regina Anggraini, nilai 57,89, berasal dari SMP Negeri 1 Abung Tinggi, nomor urut 92.
Aulia Cyrilla Fitri, nilai 56,74, berasal dari SMP IT Insan Robbani, nomor urut 112.
Dengan adanya pengunduran diri tersebut, sistem seleksi SPMB secara otomatis memberikan kesempatan kepada peserta yang berada pada peringkat berikutnya untuk menggantikan posisi yang kosong.
Langkah cepat yang dilakukan pihak sekolah dinilai penting untuk menjaga transparansi dan memastikan seluruh kuota jalur prestasi tetap terisi sesuai hasil pemeringkatan yang telah ditetapkan.
Proses ini sekaligus menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait mekanisme pengisian kursi kosong akibat adanya peserta yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi.
Pihak SMAN 3 Kotabumi menegaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan dan mekanisme sistem penerimaan murid baru, sehingga tidak ada pengisian kuota di luar hasil ranking yang telah ditetapkan.
Keputusan tiga siswa berprestasi tersebut untuk memilih sekolah di Bandar Lampung menunjukkan tingginya mobilitas calon peserta didik dalam menentukan pilihan pendidikan.
Namun demikian, SMAN 3 Kotabumi memastikan bahwa hak peserta lain yang berada di bawah peringkat mereka tetap terakomodasi melalui sistem yang berjalan secara otomatis dan transparan.





