LAMPUNG BARAT, NUSANTARATODAY.ID – Jagat kamtibmas Lampung Barat dihebohkan oleh aksi kejar-kejaran bak film laga. Pelarian komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) di Pekon Sukananti, Kecamatan Way Tenong, berakhir tragis setelah dihentikan paksa oleh aparat kepolisian pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Satu dari dua pelaku berhasil diringkus setelah terlibat duel sengit dengan petugas di dasar jurang.
Aksi nekat ini bermula ketika duo bandit tersebut mencoba membobol sepeda motor milik warga yang terparkir di teras rumah menggunakan kunci T. Sial bagi pelaku, sang pemilik rumah memergoki aksi tersebut dan spontan berteriak histeris meminta pertolongan.
Panik karena dikepung warga, kedua pelaku terpaksa meninggalkan motor jarahan mereka dengan kunci T yang masih menancap, lalu kabur tunggang-langgang menggunakan motor operasional mereka.
Mendapat laporan darurat dari KA SPK AIPDA Sepen Priyanto, Kanit Reskrim Polsek Sumber Jaya, IPDA Rico Hady Saputra, langsung bergerak kilat. Bersama tim Opsnal, ia memimpin patroli hunting dan memblokade seluruh jalur tikus yang berpotensi menjadi rute pelarian pelaku.
Strategi respons cepat ini membuahkan hasil manis. Hanya dalam waktu 15 menit, dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan terdeteksi menerobos titik penyekatan.
Aksi kejar-kejaran sengit pun tak terhindarkan. Enggan kehilangan buruan, IPDA Rico yang mengemudikan mobil dinas mengambil keputusan taktis yang berani, menabrak sepeda motor pelaku hingga keduanya tersungkur ke aspal.
”Kami tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk lolos. Keputusan cepat harus diambil di lapangan,” tegas IPDA Rico.
Meski telah terjatuh, mental culas pelaku belum surut. Mereka bangkit dan nekat berlari sejauh 500 meter menuju kawasan jurang. Salah satu pelaku bahkan nekat terjun bebas ke dalam jurang sedalam lima meter untuk bersembunyi di balik tebing curam.
Tanpa ragu, IPDA Rico bersama anggotanya ikut melompat ke dalam jurang. Di medan yang curam dan berbahaya itulah, pergulatan fisik satu lawan satu pecah. Setelah duel sengit yang menguras tenaga, satu pelaku berinisial HND akhirnya berhasil dikunci dan diborgol petugas.
Sayangnya, satu kolega HND berhasil meloloskan diri di tengah rimbunnya vegetasi jurang. Pelaku yang buron ini disinyalir kuat mengantongi senjata api (senpi) dan kini tengah diburu oleh tim gabungan.
”Satu tersangka berinisial HND berhasil kami lumpuhkan di dasar jurang. Sementara satu pelaku lain, yang diduga membawa senjata api, identitasnya sudah kami kantongi dan saat ini dalam pengejaran intensif,” pungkas IPDA Rico.
Saat ini, polisi tengah menginterogasi HND guna membongkar jaringan curanmor lintas wilayah di Lampung Barat. Keberhasilan ini memicu apresiasi dari masyarakat atas respons cepat dan keberanian jajaran Polsek Sumber Jaya dalam memberantas kejahatan jalanan.





