Dini Hari Mencekam di Ilir Timur II Lawang Kidul, Tiga Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Berry Pratama
2 min
IMG 20260613 084548
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Suasana senyap dini hari di kawasan Jalan Mayor Memet Sastra, RT 17 RW 02, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa. Amukan si jago merah melalap habis tiga unit rumah warga saat penghuninya tengah terlelap tidur. Sabtu (13/6/2026).

​Informasi musibah ini pertama kali masuk ke pos pemadam kebakaran pada pukul 02.51 WIB setelah seorang warga setempat bernama Fajri memberikan laporan darurat.

​Merespons laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran langsung bergerak cepat. Unit pertama dari Peleton A Pos Merdeka yang dipimpin oleh Danton MGS Agung dan Wadanton Hendra tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) hanya dalam waktu lima menit, tepat pukul 02.56 WIB.

​”Saat kami tiba, api sudah membesar dan membubung tinggi karena material bangunan yang dominan mudah terbakar. Kami langsung melakukan lokalisir agar api tidak makin menyebar ke rumah warga lainnya,” ujar Komandan Peleton (Danton) Pos Merdeka, MGS Agung.

Baca Juga :  Pasar Dekon Kotabumi Mangkrak Pedagang Desak Pemerintah Bertindak Tegas

​Mengingat besarnya kobaran api yang mengancam pemukiman padat penduduk tersebut, armada bantuan dari berbagai pos pemadam langsung dikerahkan ke lokasi. Total belasan unit mobil pemadam kebakaran mengepung titik api, termasuk dari Pos Merdeka (Unit 14, 16, 28, 15, 18, unit Pool, dan Rescue), Pos Seberang Ulu (SU) II (Unit 08 dan 09), serta Pos Kemuning (Unit 01, 19, dan Pool).

​Proses pemadaman secara intensif mulai dilakukan pada pukul 02.58 WIB. Petugas berjibaku melawan pekatnya asap dan kobaran api selama hampir satu setengah jam. Api akhirnya berhasil dikuasai dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 04.20 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga subuh.

Baca Juga :  Karutan Pemalang Sampaikan Amanat Kepala BPIP Pada Peringatan Hari Lahir Pancasila

​Berdasarkan investigasi awal di lapangan, amuk api ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan instalasi arus pendek.

​”Dugaan sementara, asal api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah, yang kemudian dengan cepat merambat ke dua bangunan di sebelahnya,” ungkap Agung.

​Tiga rumah yang menjadi korban dalam peristiwa ini diketahui adalah milik warga bernama Nung Cik, Pak Atur, dan Toni. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api pertama kali terlihat.

​Hingga berita ini diturunkan, jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak serta total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Setelah situasi dipastikan benar-benar aman dan kondusif, seluruh unit pemadam kebakaran ditarik kembali ke posko masing-masing pada pukul 05.27 WIB.