Sinergi Membangun Negeri, Herman Deru Resmikan SMAN Ketapat Bening Hasil CSR PT Gorby Putra Utama

Berry Pratama
3 min
IMG 20260716 133837
A-AA+A++

MURATARA, NUSANTARATODAY.ID – Komitmen perluasan akses pendidikan berkualitas di wilayah terluar Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memasuki babak baru. Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., meresmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), pada Rabu (15/7/2026).

​Sekolah ini lahir dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) PT Gorby Putra Utama (PT GPU). Kehadirannya diproyeksikan menjadi tonggak pemerataan pendidikan sekaligus percontohan ideal pembangunan fasilitas publik di daerah terpencil.

​Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi peradaban jangka panjang yang tidak boleh ditawar oleh urusan biaya. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk sektor privat, untuk terus bersinergi menyokong sektor ini.

​”Jika bicara pendidikan, kita tidak sedang bicara soal angka atau biaya. Pendidikan harus berada di hierarki teratas karena ia adalah fondasi utama lahirnya SDM yang unggul,” tegas Herman Deru.

​Ia pun mengapresiasi langkah konkret PT Gorby Putra Utama yang dinilai cerdas memetakan kebutuhan mendasar masyarakat melalui program PPM.

Baca Juga :  Belanja Swakelola Rp1,9 Miliar di Dinas Perkebunan dan Peternakan Disorot

​”Meski lokasinya jauh dari pusat kota provinsi, kualitas layanannya wajib istimewa. Jadikan SMAN Ketapat Bening ini sebagai ikon pendidikan baru di Muratara,” imbuhnya.

​Direktur Utama PT GPU, melalui General Manager Operasi Fery Juanda Butar Butar, menyatakan bahwa proyek ini adalah pengejawantahan dari visi perusahaan untuk melahirkan manusia-manusia unggul. Bagi PT GPU, kemajuan sebuah daerah tidak melulu diukur dari grafik ekonomi, melainkan dari kualitas intelektual masyarakatnya.

Ia menjelaskan proyek pembangunan ini rampung dalam waktu 7 bulan. Untuk tahap awal, fasilitas yang disediakan meliputi 3 ruang kelas berkapasitas 120 siswa, ruang guru, serta musala. Kehadiran sekolah ini diharapkan memberikan dampak langsung dalam memangkas jarak geografis, sehingga anak-anak di Rawas Ilir dapat mengenyam pendidikan menengah dengan lebih mudah.

​”Investasi terbaik adalah investasi pada manusia melalui pendidikan, karena manfaatnya akan terus mengalir lintas generasi,” ujar Fery.

​Fery menambahkan, PT GPU konsisten menerapkan prinsip responsible mining (pertambangan yang bertanggung jawab) dengan menyelaraskan aspek operasional, kepedulian sosial, dan kelestarian ekologis demi pembangunan yang inklusif.

Baca Juga :  Bak Film Laga, Kanit Reskrim Tabrak Motor Pelaku Curanmor Hingga Bergulat di Dasar Jurang

​Apresiasi mendalam datang dari Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi. Ia mencatat SMAN Ketapat Bening merupakan sekolah negeri kedua di Sumsel yang berhasil dibangun berkat program PPM PT GPU. Senada, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, menyebut momentum ini selaras dengan visi besar “Sumsel Maju Terus untuk Semua”.

​Rasa syukur juga diungkapkan oleh Kepala SMAN Ketapat Bening, Rodia, S.Pd., yang berharap langkah PT GPU memicu efek domino bagi korporasi lain di Sumsel untuk lebih peduli pada dunia pendidikan.

​Dukungan pun mengalir dari akar rumput. Rustam dari Pemuda Peduli Lingkungan Muratara dan Ifan Farezi dari Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan kompak memuji konsistensi PT GPU. Mereka menilai perusahaan tidak sekadar menambang, tetapi benar-benar hadir dan terbuka sebagai mitra strategis pembangunan masyarakat.

​Acara peresmian ini ditutup dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat/masyarakat, serta manajemen PT GPU.