IMG-20261021-WA0526(1)

Semrawut Lalu Lintas Bojongbata: Warga Desak Solusi Pengaturan Jalur Proyek D.I. Panjaitan

Setiawan
2 min
IMG 20261024 WA0065
A-AA+A++

PEMALANG , NUSANTARATODAY.ID — Pengerjaan proyek rekonstruksi di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang, menuai keluhan dari para pengguna jalan dan warga setempat. Aktivitas alat berat serta pengerjaan fisik di lokasi memicu kemacetan panjang dan kesemrawutan lalu lintas harian.

Keresahan tersebut salah satunya menyebar di media sosial. Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan yang tidak beratur dan padat merayap sejak proyek dimulai. Kehadiran alat berat penggali tanah dan truk pengangkut material yang beroperasi di badan jalan mempersempit ruang gerak kendaraan dari kedua arah.

“Dalan nang BojongBata saiki lagi ana Perbaikan Lurr, dadi dalane ese semeraut neman, macet,” tulis seorang pengguna media sosial dalam grup komunitas warga Pemalang, Sabtu 24 Oktober 2026.

Baca Juga :  Ketua Koni Buru Foto Bersama Bupati dan Panitia KNPI Cup I Usai Laga Eksbisi

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan ini merupakan kegiatan Rekonstruksi Ruas Jalan D.I. Panjaitan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp4,602,603,604,85 ini bersumber dari Pinjaman Daerah Lembaga Keuangan Bank (LKB). Pekerjaan dilaksanakan oleh penyedia jasa CV. Rekan Rukun Berkarya dengan konsultan pengawas CV. Graha Safira, serta masa pelaksanaan selama 90 hari kalender sejak 29 September 2026.

Meskipun masyarakat menyambut baik upaya perbaikan infrastruktur jalan tersebut, warga berharap pihak kontraktor pelaksana dan instansi terkait (seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat) dapat menyiagakan petugas pengatur lalu lintas atau menerapkan rekayasa lalu lintas yang lebih memadai.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Masuk Polres Muba, Kuasa Hukum: Proses Sesuai Hukum

Pengaturan lalu lintas yang optimal dinilai sangat penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja, menekan tingkat kemacetan, serta memprioritaskan keselamatan dan keselamatan kerja (K3) baik bagi pekerja proyek maupun masyarakat pengguna jalan.

IMG-20260904-WA0396