Ogan Komering Ilir, Nusantaratoday.id – Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., menghadiri kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Hub pusat kegiatan ini dipusatkan di Desa Juk Dadak, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pada Jumat (17/7/2026).
Agenda strategis ini dilaksanakan secara serentak di seluruh penjuru negeri dan terhubung secara virtual melalui video conference yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Acara ini turut diikuti oleh jajaran kementerian terkait, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kelompok tani dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan bahwa swasembada pangan adalah harga mati dan target mutlak yang harus dicapai demi membangun fondasi kemandirian serta kedaulatan bangsa. Presiden mengapresiasi sinergi solid yang terjalin antara pemerintah, Kementerian Pertanian, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para petani, yang terbukti sukses mendongkrak produksi pangan nasional hingga mencapai surplus pada sejumlah komoditas strategis.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga menggarisbawahi pentingnya penguatan sektor agraria melalui program hilirisasi. Menurut Presiden, hasil pertanian tidak boleh berhenti pada tahap budidaya dan panen saja, melainkan harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Salah satu contoh nyata adalah optimalisasi komoditas tebu yang kini diolah secara integratif untuk menghasilkan gula, bioetanol, hingga pupuk organik sebagai bagian dari transformasi industri pertanian modern.
Selaras dengan arahan tersebut, Danrem 044/Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud menyatakan komitmen penuh TNI AD, khususnya Korem 044/Gapo beserta seluruh satuan jajaran, untuk mengawal program strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
“Ketahanan pangan adalah pilar krusial dari ketahanan nasional. Korem 044/Gapo akan terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra petani guna menggenjot produktivitas pertanian di wilayah Sumatera Selatan. Kami siap berdiri di garda depan untuk menyukseskan swasembada pangan sesuai dengan instruksi Bapak Presiden,” tegas Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Danrem juga menambahkan bahwa kehadiran TNI di sektor pertanian bukan sekadar bertindak sebagai pendamping, melainkan sebagai motor penggerak. TNI berkomitmen menghidupkan kembali semangat gotong royong, mempercepat implementasi program pertanian di lapangan, serta memastikan kesejahteraan para petani terus meningkat.
Melalui momentum Panen Raya TNI ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin solid demi mewujudkan Indonesia yang mandiri di bidang pangan, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional menuju Indonesia Maju.





