IMG-20261021-WA0526(1)

Peringati Hari Santri Nasional, Pemkab Pemalang Hibahkan Enam Mobil untuk Pondok Pesantren

Setiawan
3 min
IMG 20261023 WA0023
A-AA+A++

Pemalang , Nusantaratoday.id – Plt. Bupati Pemalang secara simbolis menyerahkan hibah enam unit mobil operasional untuk pondok pesantren. Serah terima dilakukan usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 yang diikuti para santri dan santriwati pondok pesantren se-Kabupaten Pemalang.di Alun-Alun Pemalang, Kamis (22/10/2026).

Adapun enam pondok pesantren penerima hibah kendaraan operasional tersebut yakni Pondok Pesantren Al Falah di Kecamatan Moga; Pondok Pesantren Mislakhul Muta’alimin dan Pondok Pesantren Nurul Huda Al Karimi di Kecamatan Warungpring; Pondok Pesantren Al Islah di Kecamatan Ampelgading; serta Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin dan Pondok Pesantren Nurul Athfal di Kecamatan Ulujami.

Terkait hibah enam unit mobil itu, Nurkholes berharap bantuan tersebut dapat menunjang kegiatan pondok pesantren, termasuk mendukung mobilitas dan aktivitas para santri.

Di tempat yang sama Nurkholes juga menyerahkan piala serta hadiah kepada para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII, Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) II, serta lomba Resik, Hijau, Apik (RHA) tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026.

Baca Juga :  Polsek Ilir Barat I Ungkap Penyebab Kebakaran Ruko Pempek Mama Musi di Palembang

Untuk juara umum MTQ XXXIII tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026 diraih oleh kafilah Kecamatan Pulosari, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Moga.

Pada ajang MQK II tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026, kategori putra menempatkan Khoerul Fatihin dari Pondok Pesantren Mislakhul Muta’alimin, Kecamatan Warungpring, sebagai juara pertama; Chairul Alfi dari Pondok Pesantren Al Falah, Kecamatan Moga, sebagai juara kedua; dan Alpha Labibul Ato dari Pondok Pesantren Nurul Huda, Kecamatan Moga, sebagai juara ketiga.

Adapun kategori putri, juara pertama diraih Maulida Hidayah dari Pondok Pesantren Al Ihsan, Kecamatan Watukumpul; juara kedua Siti Fadlilatul Istiqomah dari Pondok Pesantren Al Muttaqin, Kecamatan Bantarbolang; dan juara ketiga Shirotun Nabawiyah dari Pondok Pesantren Darul Muta’alimin, Kecamatan Petarukan.

Sebelumnya, dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan HSN, Nurkholes menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut perlu dilanjutkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia.

Baca Juga :  Langit Sumsel Gelap , Walikota Palembang slalu hadir di tengah-tengah Masyarakatnya

Terkait tema peringatan HSN yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Ia mengajak para santri mengambil peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Para santri diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman. Menurut Nurkholes, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa melalui tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui peran tersebut, pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Menutup sambutannya, Nurkholes mengucapkan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren di Kabupaten Pemalang. Ia berharap para santri terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, serta mengabdikan diri bagi negeri demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

IMG-20260904-WA0396