Pemerintah Kabupaten Luwu Kawal Penuh Hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karang-Karangan

Berry Pratama
3 min
IMG 20260726 080712
A-AA+A++

Foto: Ilustrasi Kadis Perikanan Luwu, Kasmal (bertopi hitam), saat berdiskusi bersama tim penyuluh, PPK, dan pekerja.

 

​LUWU, NUSANTARATODAY.ID — Angin segar berembus bagi masyarakat pesisir Kabupaten Luwu. Pemerintah Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan menyambut hangat rencana hadirnya Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Karang-Karangan, Kecamatan Bua.

Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Luwu berkomitmen memberikan pengawalan penuh agar setiap tahapan program berjalan optimal demi menggerakkan roda kesejahteraan warga lokal.

​Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu, Kasmal, S.Pd., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi dan koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan agenda strategis ini. Pihaknya siap merajut sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, pengelola program, kelompok nelayan, hingga seluruh pemangku kepentingan.

​”Sinergi yang kokoh adalah kunci agar pelaksanaan program tetap berada di koridor hukum serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Kasmal. Kamis (23/07).

​Lebih dari sekadar mendongkrak volume hasil tangkapan, program KNMP dirancang untuk mentransformasi pesisir Desa Karang-Karangan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, magnet bagi UMKM berbasis perikanan, sekaligus benteng kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Bupati Hamartoni Gandeng Baznas RI, Fokus Perkuat Program Kesejahteraan Warga

Kawasan ini diproyeksikan bersolek menjadi permukiman pesisir terpadu yang tertata rapi dan hidup. Guna menunjang aktivitas harian warga serta nelayan, sejumlah fasilitas modern siap dibangun, mulai dari shelter pendaratan ikan yang nyaman dan higienis hingga pabrik es untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan.

Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan kios perbekalan untuk memudahkan akses kebutuhan melaut, serta fasilitas tambatan perahu yang aman dan representatif. Demi memastikan seluruh aspek teknis di lapangan berjalan presisi, proses pendampingan proyek ini akan ditangani langsung oleh Penyuluh Pelaksana, Nuryono, S.P.

​Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Kepala Desa Karang-Karangan, Asbar Idrus. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian besar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Perikanan Luwu, serta jajaran pimpinan daerah. Perhatian ini menjadi bahan bakar semangat bagi pemerintah desa dan warga untuk suksesnya KNMP.

Baca Juga :  Satpol PP Ultimatum Gudang Cleo: Lengkapi Izin Atau Gulung Tikar

​Tak hanya dari jajaran pemerintahan, dorongan juga mengalir dari elemen masyarakat sipil. Perwakilan LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara Kabupaten Luwu menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya proyek secara independen, transparan, dan akuntabel. Pengawasan ini menjadi wujud nyata partisipasi publik sebagaimana diteladankan dalam era pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Proses pengawasan dan tata kelola program ini berlandaskan pada regulasi nasional yang kuat, seperti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

​Melalui paduan komitmen pemerintah, partisipasi aktif warga, dan pengawasan masyarakat sipil, hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karang-Karangan optimistis menjadi percontohan (role model) pembangunan pesisir yang berkelanjutan, inklusif, dan tepat sasaran di Kabupaten Luwu.