DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buru Gelar Musancab 3 Kecamatan, Fokus Restrukturisasi dan Soliditas Kader

Berry Pratama
3 min
IMG 20260618 102541
A-AA+A++

Maluku, Nusantaratoday.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Buru sukses menggelar Pendidikan Kader sekaligus Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk tiga wilayah, Kecamatan Namlea, Lilialy, dan Waplau pada Rabu (17/06/2026).

​Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat kecamatan, Musancab ini diarsiteki untuk mengevaluasi program kerja, merestrukturisasi kepengurusan, serta merumuskan arah kebijakan strategis partai ke depan.

​Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI-Perjuangan Kabupaten Buru secara strategis mengusung empat fokus utama dalam pelaksanaannya. Agenda ini diawali dengan restrukturisasi kepengurusan untuk memilih Ketua dan jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang progresif, disusul dengan evaluasi kinerja guna meninjau laporan pertanggungjawaban serta implementasi program kerja periode sebelumnya.

Selain itu, forum ini juga menjadi landasan dalam penyusunan program strategis yang selaras dengan instruksi DPP dan DPD partai, sekaligus sebagai ajang konsolidasi akbar untuk mempererat silaturahmi dan menyolidkan barisan kader di tingkat akar rumput. Melalui momentum ini, PDI-P Kabupaten Buru berkomitmen penuh untuk terus menyalakan api perjuangan dan merawat semangat gotong royong.

Baca Juga :  78 Personel Polres Sumenep Jalani Ujian Beladiri Menuju Kenaikan Pangkat 1 Januari 2025

IMG 20260618 102425

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buru, Arif Masbait, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkokoh struktur dan soliditas partai.

​”Melalui forum ini, kita berkomitmen melahirkan kepengurusan yang kuat, solid, dan mampu mengemban amanah partai dengan penuh tanggung jawab. Musancab harus menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kader kepada masyarakat,” ujar Arif dalam sambutannya.

​Arif mengingatkan seluruh kader untuk menjaga disiplin organisasi, merawat semangat gotong royong, serta setia pada ideologi partai. Ia menyerukan agar kepentingan partai dan rakyat selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

IMG 20260618 103503

​”Bersatu dalam ideologi, bergerak dalam pengabdian, dan menang dalam perjuangan! Kader PDI Perjuangan harus berdiri di garda terdepan sebagai pelopor persatuan, penjaga demokrasi, dan pembela wong cilik,” tegasnya.

​Menutup pidatonya, Arif mengutip pesan historis sang Proklamator, Bung Karno, mengenai beratnya perjuangan melawan bangsa sendiri.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Akan Tindak Tegas Pratik Jual Beli Bangku Dalam Penerimaan Siswa Didik Baru

​”Api perjuangan tidak boleh padam. Musancab ini adalah energi baru untuk mengonstruksi keadilan sosial. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan agenda ini,” pungkasnya.

​Senada dengan itu, Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Abdul Amin Buton, dalam arahannya menekankan pentingnya merawat tali persaudaraan di dalam partai. Ia mengingatkan bahwa fondasi utama PDI Perjuangan adalah asas kerakyatan yang tulus, yang harus tecatat dalam filosofi bergerak setiap kader.

Berdasarkan pantauan di lokasi, agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran elite partai. Tampak hadir di antaranya anggota DPRD Kabupaten Buru, Adriono Latbual, S.H. dan Net Leslessy, serta Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Buru, Arif Masbait.

Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Kehormatan, Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) beserta seluruh fungsionaris DPC, pengurus PAC dari Kecamatan Namlea, Lilialy, dan Waplau, hingga jajaran Pimpinan Anak Ranting tingkat desa serta para tamu undangan.