Bupati Lampung Utara Ajak Bank Indonesia Berkolaborasi Kembangkan UMKM dan Produk Unggulan

Berry Pratama
3 min
IMG 20260530 091205
A-AA+A++

LAMPUNG UTARA, NUSANTARATODAY.ID – Komitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi Daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Hal itu ditunjukkan melalui audiensi antara Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., dengan jajaran Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Jumat (29/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi, pengembangan produk unggulan daerah, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam kesempatan itu, Bupati Hamartoni Ahadis memaparkan berbagai keunggulan yang dimiliki Kabupaten Lampung Utara. Salah satunya adalah posisi geografis yang sangat strategis karena dilalui jalur lintas tengah Sumatera, sehingga memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan.

“Lampung Utara memiliki posisi yang sangat strategis. Kami berharap Bank Indonesia dapat hadir dan berkolaborasi dalam berbagai program pembangunan ekonomi daerah, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga menyoroti potensi UMKM yang tersebar di seluruh kecamatan di Lampung Utara. Menurutnya, hampir setiap wilayah memiliki produk unggulan yang layak dikembangkan, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek pemasaran dan perluasan pasar.

Baca Juga :  Realisitis Atau Sekedar Abstraksi Absurd, Keyakinan Yang Ditawarkan Bupati Sumenep

Salah satu produk yang mendapat perhatian adalah kain sulam usus khas Lampung Utara, kerajinan tradisional yang memiliki nilai seni tinggi dan peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas.Produk tersebut dinilai memiliki keunikan tersendiri karena tidak banyak ditemukan di Daerah lain.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., Kepala Bappeda Dewi Setyawati, S.P., M.SE., M.Sc., serta Kepala DPMPTSP Fadli Achmad. Sementara dari Bank Indonesia hadir Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Deputi Kepala Perwakilan Alex Kurniawan, Kepala Tim Sistem Pembayaran Dyah Etika, Manajer Umum Yunni Anggela, dan Plt. Manager Humas Binar Tyas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam berbagai program penguatan ekonomi Daerah.

Menurutnya, kolaborasi dapat difokuskan pada pengembangan ketahanan pangan, peningkatan daya saing produk unggulan lokal, digitalisasi ekonomi, hingga pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Baca Juga :  Program BK di Desa Lalangon Tak Jelas, Kades Tak Transparan

“Bank Indonesia siap mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Kami melihat masih banyak peluang yang bisa dioptimalkan, terutama dalam penguatan produk unggulan daerah dan pemberdayaan UMKM,” kata Bimo.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum terdapat UMKM unggulan dari Lampung Utara yang terdata secara khusus dalam program pengembangan Bank Indonesia.

Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk mengidentifikasi dan membangun produk unggulan yang berbasis pada komoditas khas maupun kerajinan lokal yang memiliki nilai tambah tinggi.

Audiensi tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai program strategis yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Lampung Utara.

Dengan dukungan dan sinergi berbagai pihak, Lampung Utara optimistis dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang semakin maju dan berdaya saing di Provinsi Lampung.