Babinsa dan Water Tank Kodim 0418 Bergerak, Kebakaran Lahan 0,5 Hektare di Karya Jaya Berhasil Dipadamkan

Berry Pratama
2 min
IMG 20260921 WA0153
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Kebakaran kembali melanda lahan kosong seluas sekitar 0,5 hektare di Jalan Sriwijaya Raya, RT 15, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Senin (21/9/2026).

​Api yang sebelumnya sempat padam dilaporkan kembali membesar sekitar pukul 05.45 WIB. Berdasarkan keterangan salah seorang warga setempat, kobaran api tiba-tiba muncul dan merambat dengan cepat.

​”Api padahal sudah sempat padam, tapi menjelang pagi tiba-tiba kembali membesar dan membakar semak belukar di sekitar lokasi,” ujar salah satu warga di tempat kejadian.

​Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi pihak PBK Kertapati. Mendapat laporan tersebut, Babinsa Karya Jaya bersama Tim Karhutla Kodim 0418/Palembang bergegas menuju lokasi untuk melakukan tindakan pemadaman.

Baca Juga :  Gulung 27 Kasus Narkoba, Polres Lampung Selatan Amankan 34 Tersangka

​Danramil 418-02/Kertapati menyampaikan bahwa sinergi lintas instansi langsung dikerahkan begitu mendapat laporan dari masyarakat.

​”Setelah menerima laporan warga, personel Babinsa kami bersama Tim Karhutla Kodim 0418/Palembang langsung meluncur ke lokasi untuk membackup tim Damkar. Sinergi di lapangan sangat krusial agar api tidak meluas ke pemukiman,” tegasnya.

​Dalam penanganan kebakaran ini, sebanyak 25 personel dikerahkan yang terdiri dari 5 personel TNI dan 20 personel Damkar. Proses pemadaman didukung oleh dua unit kendaraan PBK Kertapati serta satu unit truk water tank milik Kodim 0418/Palembang.

​Lahan kosong yang terbakar tersebut diketahui milik H. Ali Palembang dengan total luas terdampak sekitar 0,5 hektare. Berkat kerja keras petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.15 WIB.

Baca Juga :  Perkuat Kamtibmas, Polrestabes Palembang Asah Kemampuan Awak Satkamling

​Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Komandan Tim Lapangan menegaskan pentingnya proses penyiraman ulang (cooling down).

​”Api memang sudah padam sekitar pukul 11.15 WIB, namun kami tetap melakukan pendinginan dan penyisiran di seluruh area untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” jelasnya.

​Penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Pihak TNI dan Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, mengingat kondisi lahan kering yang sangat rentan terbakar di musim kemarau.

IMG-20260904-WA0396