Polda Sumsel Tabuh Genderang Perang Terhadap Begal, Tindak Tegas Terukur Tanpa Kompromi

Berry Pratama
2 min
IMG 20260524 153528
A-AA+A++

​​PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) resmi mengeluarkan ultimatum keras terhadap pelaku kejahatan jalanan, terutama aksi begal yang kian meresahkan.

Langkah ini diambil guna memperkuat jaminan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung iklim investasi dan keberlangsungan pembangunan nasional di wilayah tersebut.

​Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kriminalitas di wilayah hukumnya.

​”Tidak ada tempat bagi pelaku begal di Sumatera Selatan. Saya telah menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk melakukan tindakan tegas terukur jika pelaku mencoba melawan atau mengancam keselamatan petugas dan masyarakat,” tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho di Palembang, Minggu (24/5/2026).

Sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek untuk segera mengimplementasikan strategi pengamanan terpadu melalui beberapa langkah strategis.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan, Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Progres Rehab Swadaya Rumdis Pamen Usai Olahraga Bersama

​Pertama, kepolisian akan melakukan peningkatan intensitas patroli dengan memperketat pengamanan di berbagai titik rawan, terutama pada jam-jam krusial mulai dari malam hingga dini hari, guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu, dilakukan pula optimalisasi layanan Call Center 110 sebagai fasilitas laporan 24 jam gratis bagi masyarakat. Layanan ini diposisikan sebagai ujung tombak dalam menjamin respons cepat Polri terhadap setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dilaporkan.

​Guna melengkapi upaya pencegahan tersebut, Kapolda juga menekankan pentingnya kesiagaan Satuan Reserse. Seluruh unit operasional diinstruksikan untuk selalu siaga dalam merespons setiap laporan secara presisi dan terukur. Langkah ini diambil untuk memastikan penanganan hukum yang cepat sekaligus mencegah terjadinya eskalasi tindak kriminal di wilayah hukum terkait.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Tinjau Klinik Stem Cell, Ribuan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

​Kebijakan represif yang profesional ini merupakan pengejawantahan dari program Presisi Kapolri. Hal ini selaras dengan prioritas Presiden RI dalam menjaga stabilitas nasional dan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan tanpa gangguan keamanan.

​Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah harga mati untuk membangun kepercayaan publik.

​”Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor. Kami telah menyiagakan operator dan personel patroli secara penuh. Komitmen kami jelas: memastikan Sumatera Selatan tetap kondusif sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.