Tragedi Anak Sungai Bendung, Babinsa Koramil 418-05/Lemabang Evakuasi Jasad Pemuda 22 Tahun

Berry Pratama
2 min
IMG 20260708 211845
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID – Aksi tanggap darurat ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan 8 Ilir Koramil 418-05/Lemabang, Serka Rudi Sihotang dan Sertu Dedi Setiawan. Kedua personel TNI ini bergerak cepat membantu proses evakuasi seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di aliran anak Sungai Bendung, tepat di kawasan lapangan golf belakang Green Hole 15, Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, Rabu (8/7/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

​Korban teridentifikasi bernama Yoga Prasetia (22), seorang pemuda yang tercatat sebagai warga Jalan Bali Lorong Pawiro 2, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden memilukan ini bermula saat korban bersama enam orang rekannya nekat memasuki kawasan lapangan golf dengan cara melompati pagar pembatas di bagian belakang. Mereka kemudian memutuskan untuk berenang di aliran anak Sungai Bendung yang melintasi area tersebut.

Baca Juga :  Jejak “Kode” di KB Samsat Tulungagung: Dugaan Pungli Terstruktur, Aliran Dana, dan Ujian Serius Transformasi Polri

​Nahas, saat asyik berenang, korban berinisiatif bergerak lebih dulu menuju bagian tengah sungai yang berarus lebih dalam. Tak lama berselang, korban tiba-tiba mengalami kesulitan dan mulai tenggelam. Meski rekan-rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan, kepanikan korban membuat aksi penyelamatan mandiri tersebut gagal membuahkan hasil.

​Begitu menerima laporan warga, Serka Rudi Sihotang dan Sertu Dedi Setiawan langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Bersama aparat gabungan dan warga setempat, menyisir area sungai hingga akhirnya tubuh korban berhasil dievakuasi.

​Danramil 418-05/Lemabang, Kapten Arm Marwan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini. Ia juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar wilayah perairan.

Baca Juga :  Lahan 2,5 Hektar di Sukarami Palembang Terbakar, Petugas Butuh 2 Jam Padamkan Api

​”Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Musibah ini harus menjadi pelajaran berharga. Kami mengimbau keras kepada masyarakat, terutama kalangan remaja, untuk tidak berenang di lokasi-lokasi rawan yang tidak diperuntukkan sebagai tempat pemandian umum. Keselamatan jiwa harus selalu menjadi prioritas utama,” tegas Danramil.

​Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Di sisi lain, enam rekan korban yang berada di lokasi kejadian kini tengah dimintai keterangan oleh personel Polsek Ilir Timur II guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

​Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Palembang akan pentingnya mematuhi aturan serta menghindari aktivitas berbahaya di kawasan perairan yang dapat mengancam keselamatan nyawa.