IMG-20261020-WA0242

JKN Hadir Lindungi Keluarga Supriyati di Berbagai Kondisi Kesehatan

Berry Pratama
3 min
IMG 20261020 WA0279
A-AA+A++

​KEBUMEN, NUSANTARATODAY.ID – Bagi Supriyati (46), memiliki jaminan kesehatan merupakan hal yang sangat krusial bagi keluarganya. Sebagai ibu rumah tangga yang terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), ia telah berulang kali merasakan langsung manfaat JKN saat membutuhkan penanganan medis.

​Setelah sempat merantau di Banten selama kurang lebih 21 tahun, Supriyati kini memilih kembali ke Kebumen untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Berbagai dinamika kehidupan dan masalah kesehatan yang dihadapi keluarganya makin meyakinkannya akan pentingnya jaminan kesehatan yang dapat diandalkan.

​Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Supriyati terjadi usai ia melahirkan. Kala itu, ia mengalami pendarahan hebat hingga harus segera dilarikan ke RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Ia pun harus menjalani tindakan kuretase dan perawatan intensif selama beberapa hari.

​“Alhamdulillah, pelayanannya sangat baik dan ramah, fasilitasnya pun bagus. Dokter dan perawatnya sangat profesional,” ujar Supriyati. Selasa (20/10/26).

​Selama dirawat, Supriyati mengaku bisa bernapas lega karena seluruh biaya pelayanan kesehatannya dijamin penuh oleh Program JKN. Bahkan, seluruh tahapan kontrol rutin dan obat-obatan yang ia butuhkan setelah rawat inap juga ditanggung penuh.

​“Kontrol dan obat semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Kami sangat terbantu karena di saat-sat sulit seperti itu, kami bisa fokus sepenuhnya pada proses pemulihan,” tuturnya.

Baca Juga :  AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Resmi Pimpin Polres Situbondo, Polda Jatim Lakukan Rotasi Strategis

​Manfaat Program JKN kembali dirasakan keluarga Supriyati ketika sang putra, Reivandra Alvino Faezya (6) atau yang akrab disapa Vino, mulai sering sakit sejak berusia 14 bulan. Awalnya, Vino mengalami kejang demam hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

​Sejak saat itu, Vino tercatat sudah tujuh kali menjalani rawat inap di beberapa RS, yaitu tiga kali di RS Wijayakusuma Kebumen, dua kali di RS Permata Medika Kebumen, serta dua kali di RSUD Dr. Soedirman Kebumen termasuk saat berjuang melawan pneumonia pada tahun 2025 lalu.

​“Anak saya sudah tujuh kali opname. Alhamdulillah, pelayanannya selalu baik dan ramah. Seluruh perawatannya dijamin JKN, kami tidak mengeluarkan biaya sepeser pun,” ungkap Supriyati.

​Bagi Supriyati, pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa gangguan kesehatan bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, termasuk anak-anak. Kehadiran JKN membuatnya bisa fokus mendampingi kesembuhan sang buah hati tanpa perlu terbebani bayang-bayang biaya rumah sakit.

​Tak berhenti di situ, ayah Supriyati, Sunaryo (72), juga turut merasakan perlindungan JKN. Pada Maret 2025, Sunaryo mengalami kecelakaan lalu lintas serius yang mengakibatkan patah dua tulang rusuk bagian belakang serta patah tulang kaki. Ia pun langsung mendapatkan penanganan medis intensif di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Baca Juga :  Kutukan Gocap GOTO Kembali Memanas, Investor: Saatnya Wariskan Saham ke Anak

​Dalam kasus kecelakaan ini, Jasa Raharja bertindak sebagai penjamin utama dan BPJS Kesehatan sebagai penjamin kedua (secondary payer) sesuai ketentuan yang berlaku. Berkat sinergi ini, Sunaryo mendapatkan tindakan medis komprehensif, termasuk pemasangan gips pada kakinya hingga pulih.

​Rentetan pengalaman tersebut menyadarkan Supriyati bahwa kepesertaan JKN bukan sekadar dibutuhkan saat sakit, melainkan bentuk perlindungan wajib yang harus dipersiapkan sejak awal.

​“Dari saya pribadi, anak saya, sampai bapak saya semuanya sudah merasakan manfaat JKN. JKN benar-benar sangat membantu. Kita tidak pernah tahu kapan musibah sakit akan datang,” ucapnya.

​Menutup kisahnya, Supriyati berharap Program JKN dapat terus mempertahankan serta meningkatkan kualitas layanannya bagi masyarakat luas. Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keaktifan kepesertaan JKN mereka.

​“Musibah atau penyakit itu tidak bisa kita prediksi. Jadi lebih baik kita sedia payung sebelum hujan dengan memastikan kepesertaan JKN tetap aktif. Setelah merasakan sendiri manfaatnya seperti saya, kita akan sadar betapa pentingnya JKN untuk keluarga,” pungkasnya.

IMG-20260904-WA0396