Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Silaberanti Ludes Terbakar, 5 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Berry Pratama
2 min
IMG 20260523 171027
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan rumah di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Silaberanti Ujung, Lorong Bersama, RT 29 RW 07, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, pada Sabtu (23/5/2026) siang.

​Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.07 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sebanyak 5 Kepala Keluarga (KK) terpaksa kehilangan tempat tinggal setelah api melalap area seluas kurang lebih 150 meter persegi.

Informasi mengenai insiden kebakaran pertama kali diterima oleh petugas piket melalui laporan sigap dari seorang warga bernama Eet. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel dari Pos SU 1 Pleton C di bawah pimpinan Heryansyah dan Andi segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.

Unit pertama tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) tepat pada pukul 11.20 WIB dan langsung melakukan pengamanan area.

​Hanya berselang lima menit, tepat pukul 11.25 WIB, petugas mulai berjibaku melakukan upaya pemadaman serta melokalisir kobaran api guna mencegah perambatan ke bangunan di sekitarnya. Setelah melalui proses penanganan yang intensif selama lebih dari satu jam, kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil.

Baca Juga :  Sempat Mencekam, Insiden Kebakaran di Palembang Indah Mall Dipastikan Terkendali Tanpa Korban Jiwa

Api akhirnya dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.30 WIB, memastikan situasi kembali kondusif.

Mengingat lokasi kebakaran berada di jantung kawasan pemukiman yang padat, Dinas Pemadam Kebakaran segera mengerahkan kekuatan penuh dari berbagai posko strategis guna mengisolasi api agar tidak merambat ke bangunan sekitar.

Pos Merdeka menjadi tulang punggung operasi dengan menerjunkan armada ekstensif yang meliputi Unit 018, 014, dan 015, serta diperkuat oleh tim Rescue dan unit Ambulans untuk antisipasi keadaan darurat medis.

​Dukungan armada juga datang secara masif dari wilayah seberang untuk memastikan suplai air dan personil tetap terjaga. Pos SU I mengerahkan Unit 02 ke lokasi kejadian, sementara Pos SU II menambah kekuatan dengan mengirimkan Unit 08 dan Unit 09.

Baca Juga :  Riyadi LSM Kompak Kecam Aksi Anarkis Tolak Survei Seismik di Pulau Kangean

Sinergi antarposko ini dilakukan secara taktis demi meminimalisir dampak kerugian material maupun korban jiwa di tengah pemukiman yang rentan tersebut.

​Pemilik rumah, Ibu Maryani, beserta penghuni lainnya termasuk keluarga Imron dan Agus, kini harus mengungsi. Berdasarkan data lapangan, objek yang terbakar merupakan satu unit rumah yang dihuni secara kolektif oleh beberapa keluarga.

​”Penyebab sementara adalah gangguan arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, koordinasi cepat antar posko membuat api bisa dikendalikan sebelum menyebar lebih jauh ke arah Lorong Bersama,” ujar perwakilan petugas di lapangan.

​Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait, namun dipastikan seluruh isi bangunan seluas 150 m² tersebut tidak dapat diselamatkan. Petugas kembali ke posko pada pukul 12.45 WIB setelah memastikan situasi benar-benar kondusif.