Gangguan Transmisi Akibat Cuaca Ekstrem, PLN UID S2JB Percepat Pemulihan Listrik di Wilayah Sumatra

Berry Pratama
2 min
IMG 20260523 005118
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID – Komitmen pelayanan PT PLN (Persero) kembali diuji saat cuaca buruk melanda sebagian wilayah Sumatra. Menanggapi pemadaman yang terjadi di beberapa titik, PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memastikan seluruh personel teknis telah dikerahkan untuk melakukan normalisasi secara menyeluruh. Jumat (22/05/26).

​Berdasarkan investigasi tim di lapangan, gangguan teknis bersumber dari koridor transmisi 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai yang terletak di Kabupaten Bungo, Jambi. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut diidentifikasi sebagai penyebab utama terganggunya sistem penyaluran energi listrik di jalur krusial tersebut.

Baca Juga :  Menikmati Sensasi Mangga Istana Pemalang: Tak Sekadar Manis, Tapi Juga Unik Cara Makannya

​Manager Komunikasi PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadhi, menegaskan bahwa penanganan pada titik gangguan utama telah berhasil diselesaikan dengan cepat. Saat ini, PLN tengah memasuki fase krusial dalam proses pemulihan.

​”Fokus kami sekarang adalah melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan stabilitas beban listrik tetap terjaga sehingga pasokan dapat kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat,” ujar Iwan dalam keterangan resminya di story Intragram @pln_palembang

​Menyadari pentingnya keterbukaan informasi, PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memantau pembaruan situasi melalui jalur resmi. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain, keamanan teknisi, seluruh proses pemulihan mengedepankan standar keamanan tinggi untuk mencegah kerusakan alat elektronik warga dan infrastruktur PLN.

Baca Juga :  Masjid Baiturrahim Surakarta Tebar Kebahagiaan Idul Adha, Daging Kurban Diantar Langsung Kerumah Warga

​Akses Informasi, pelanggan disarankan menggunakan fitur pengaduan dan pemantauan pada aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan estimasi waktu perbaikan yang lebih akurat.

Pihak manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas terganggunya aktivitas warga.

“Kami mengupayakan segala daya agar seluruh wilayah terdampak segera kembali terang,” pungkasnya.