Veda Ega Pratama di Moto3 Mandalika 2026/ foto Instagram Veda Egapratama
Nusantaratoday.id – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif pada balapan kandang Moto3 Mandalika 2026. Membela Honda Team Asia, Veda sukses finis di posisi keenam dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10/2026).
Hasil ini menjadi pencapaian positif bagi Veda dalam persaingan ketat melawan para pembalap muda terbaik dunia. Start dari posisi ketujuh, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut berhasil memperbaiki posisinya sekaligus mengamankan 10 poin di hadapan publik sendiri.
”Saya sangat senang bisa finis di enam besar hari ini dan meraih poin penting. Saya sangat menikmati balapan ini,” kata Veda, dikutip dari laman resmi Honda Team Asia, Senin (12/10/2026).
Persaingan sengit langsung tersaji begitu lampu start Moto3 Mandalika 2026 padam. Veda mengawali lomba dengan apik dan langsung merangsek ke posisi keenam. Kecepatan konsisten yang ia tunjukkan bahkan membawanya menembus urutan kedua pada putaran kedua.
Namun, mempertahankan posisi di grup depan tidaklah mudah. Veda harus menghadapi tekanan ketat dari sejumlah rival, seperti Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, David Almansa, dan Guido Pini.
Perubahan posisi antarpembalap terus terjadi sepanjang lomba. Veda sempat melorot beberapa peringkat, tetapi ia tetap mampu menjaga ritme dan mengendalikan motornya agar tidak kehilangan peluang meraih poin.
Peluang Veda untuk memperbaiki posisi kembali terbuka saat memasuki pertengahan lomba. Kecelakaan yang melibatkan Adrian Cruces pada putaran ke-13 mengubah peta persaingan, dan Veda memanfaatkan situasi tersebut untuk kembali mendekati kelompok terdepan.
Di barisan depan, Maximo Quiles tampil dominan setelah mengambil alih pimpinan lomba dan memperlebar jarak dari para pesaingnya. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu keluar sebagai pemenang usai mencatatkan waktu 32 menit 36,821 detik.
Quiles finis di depan David Almansa yang mengamankan posisi kedua, disusul Brian Uriarte di podium ketiga. Kemenangan ini sekaligus memastikan Quiles mengunci gelar juara dunia Moto3 2026, meski musim ini masih menyisakan lima seri.
Sementara itu, Veda menyelesaikan balapan dengan selisih waktu 12,017 detik dari Quiles. Hasil ini mengantarkannya finis di posisi keenam sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus enam besar Moto3 di Mandalika.
Pencapaian ini menjadi catatan manis pada musim debutnya di kejuaraan dunia Moto3. Tambahan 10 poin dari balapan kandang membawa Veda mengoleksi total 115 poin dan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara pembalap.
Finis keenam di Mandalika membuktikan kapasitas Veda untuk bersaing di level tertinggi kelas Moto3. Meski belum berhasil naik podium di hadapan pendukungnya, ia mampu menutup akhir pekan balapan dengan raihan membanggakan.
Perjuangan Veda pada musim 2026 masih akan berlanjut. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada 23–25 Oktober 2026. Konsistensi menjaga ritme balap akan menjadi modal penting bagi rider Honda Team Asia ini untuk kembali mendulang poin.






