Tekan Risiko Bencana, Mabes TNI dan Satgas Gabungan Perketat Pengawasan Karhutla di Perbatasan Palembang–Banyuasin

Berry Pratama
2 min
IMG 20260907 WA03421
A-AA+A++

Palembang, Nusantaratoday.id — Tim Markas Besar (Mabes) TNI bergerak cepat menyisir kawasan rawan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Koramil 418-07/Sukarami, Kota Palembang. Berlokasi di titik strategis perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, tim menggelar sosialisasi pencegahan sekaligus peninjauan kondisi lapangan di Kelurahan Talang Betutu.

​Penyuluhan terpadu yang dipusatkan di Jalan Rimbo Mulyo RT 37/34 RW 08 ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari jajaran TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, BPBD, Basarnas, Lanud SMH, lima personel Manggala Agni, hingga puluhan warga setempat.

​Perwira Tertua Tim Mabes TNI, Kolonel Inf Harto, menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan kesiapsiagaan dari tingkat tapak merupakan benteng utama dalam menekan potensi bencana asap.

Baca Juga :  Krisis Pasokan Air Bersih di Desa Pinggirpapas: Warga Desak Evaluasi Layanan dan Tarif PDAM Sumenep

​”Kami tidak ingin menunggu api membara baru bertindak. Kunci utama penanganan Karhutla terletak pada pencegahan dini di tingkat masyarakat. Kawasan perbatasan ini memiliki tingkat kerawanan tinggi, sehingga kesadaran warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar adalah langkah krusial,” tegas Kolonel Inf Harto di lokasi kegiatan.

​Usai pemaparan materi teknis kesiapsiagaan, Tim Mabes TNI bersama aparat gabungan langsung menyisir area semak dan lahan kering seluas 300 meter dari lokasi acara. Langkah groundcheck ini dilakukan guna memetakan vegetasi rawan terbakar sekaligus mengantisipasi munculnya titik api (hotspot).

Baca Juga :  Jangan Termakan Isu Hoaks Hasil AI, Migas Untuk Kemajuan Kepulauan Kangean

​Camat Sukarami menyambut positif langkah proaktif aparat gabungan. Pihaknya menilai kehadiran Satgas Mabes TNI memberikan dorongan moral yang kuat bagi masyarakat untuk lebih sigap menjaga lingkungan sekitar.

​”Sinergi lintas elemen seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Warga adalah pihak terdepan yang paling awal melihat dan merasakan dampaknya. Kami berkomitmen penuh mendukung imbauan TNI agar wilayah Sukarami bebas dari ancaman Karhutla,” ujar Camat Sukarami.

​Melalui edukasi intensif dan patroli terpadu ini, Satgas Gabungan berharap kesadaran kolektif masyarakat Talang Betutu semakin kokoh demi mewujudkan wilayah yang aman dan bebas asap.

IMG-20260904-WA0396