Maulid Nabi di Musholah Rahmatullah: Ustaz M. Faisal Pratama Ajak Jemaah RT 39 Sentosa Jagai Kerukunan

Berry Pratama
2 min
IMG 20260829 212701 1 scaled
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Musholla Rahmatullah, kawasan Talang Karet, RT 39 RW 11, Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Sabtu (29/8/2026) malam.

Acara yang digagas oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) ini dihadiri oleh para tokoh agama, pengurus Musholla, serta puluhan jemaah setempat.

​Rangkaian acara dipandu langsung oleh Ketua RT 39, Bapak Hasan, yang bertindak sebagai pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa-doa dan ayat suci oleh Bapak Bustomi, kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan secara merdu oleh Ustaz Dahlan. Penampilan seni Hadroh ibu-ibu dari Musholla Rahmatullah turut memeriahkan dan menambah kekhusyukan suasana.

Baca Juga :  Produktivitas di Balik Jeruji: Lapas Kendal Sulap Lahan Tidur Jadi Area Budidaya Gambas, Pare, dan Timun

IMG 20260829 202727 scaled

​Dalam sambutannya, Ketua PHBI yang juga Ketua Umum Musholla Rahmatullah, Bapak Paryanto yang dalam pelaksanaan peribadatan didampingi oleh Bapak Bustomi selaku Ketua Peribadatan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

​”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak RT 39 Bapak Hasan, serta seluruh warga Talang Karet RT 39 RW 11 atas dukungan moral maupun materiel. Tanpa kebersamaan dan gotong royong warga, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini tidak akan terlaksana dengan sukses dan lancar,” ujar Bapak Paryanto dalam kata sambutannya.

IMG 20260829 202138 scaled

​Sementara itu, dalam sesi ceramah agama sebagai acara inti, dai muda Ustaz M. Faisal Pratama, S.Ag., Al-Hafidz, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kerukunan serta fokus pada pondasi utama beragama.

Baca Juga :  Peduli Kaum Dhuafa dan Anak Yatim, Paguyuban Amal Bakti Cibelok Bagikan Daging Kurban

Beliau menekankan bahwa perbedaan pandangan terkait amalan sunah seperti Peringatan Maulid Nabi, tradisi Yasinan, hingga Tahlilan hendaknya tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah-tengah masyarakat.IMG 20260829 WA0405

​”Baik yang melaksanakannya maupun yang memilih untuk tidak menjalankan, keduanya sama-sama tidak masalah karena berada dalam ranah sunah. Yang justru menjadi persoalan fatal adalah ketika seseorang mengaku beriman, namun meninggalkan sholat wajib yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW serta enggan membaca Al-Qur’an dan berzikir,” tegas Ustaz M. Faisal dalam ceramahnya.

​Melalui peringatan ini, jamaah diajak untuk semakin mempererat tali silaturahmi, saling menghormati perbedaan amalan sunah, dan semakin konsisten dalam menjalankan ibadah-ibadah wajib sehari-hari.

IMG-20260904-WA0396