Lurah Sentosa Tegaskan Kebakaran Lahan Bukan di Wilayahnya, Melainkan Kawasan JSC yang Berbatasan

Berry Pratama
2 min
IMG 20260807 WA0215 scaled
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Kebakaran lahan kosong terjadi di dalam kawasan kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) Palembang pada Jumat (7/8/2026). Lurah Sentosa, Herwansyah, B., S.I.P., menegaskan bahwa lokasi kebakaran bukan berada di wilayah administratif Kelurahan Sentosa, melainkan di area JSC yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga Sentosa.

​Cuaca terik dan tingginya suhu udara beberapa hari terakhir membuat vegetasi semak belukar yang kering sangat mudah terbakar, hingga menyebarkan asap putih keabu-abuan ke pemukiman warga sekitar.

​Menanggapi insiden tersebut, Lurah Sentosa Herwansyah bersama Ketua RW 11 Bapak Suwarno, Ketua RT 38 Bapak Suhardianto, Bhabinkamtibmas Aiptu Johan Wahyudi, serta warga setempat turun langsung meninjau lokasi kejadian. Peninjauan dilakukan untuk memastikan titik api serta mengukur dampak asap terhadap warga Kelurahan Sentosa.

Baca Juga :  Si Jago Merah Amuk Rumah Warga di Sako Palembang, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

​”Perlu kami tegaskan bahwa lokasi lahan yang terbakar ini berada di dalam kawasan JSC, bukan di wilayah Kelurahan Sentosa. Namun karena lokasinya berdekatan dan berbatasan langsung dengan warga kami, kami langsung mengecek ke lokasi. Akses medan yang sulit dan kondisi lahan gambut menjadi tantangan utama di lapangan,” tegas Herwansyah di lokasi kejadian.

​Meski gumpalan asap sempat mengepul pekat dan tertiup angin ke arah jalan utama, peristiwa ini dilaporkan belum sampai mengganggu visibilitas secara signifikan maupun melumpuhkan arus lalu lintas di sekitar kawasan terdampak. Kendati demikian, warga Sentosa yang bermukim dekat dengan titik kebakaran tetap mengeluhkan asap pekat yang mulai menyebabkan mata perih dan sesak napas.

Baca Juga :  Tower BTS Gang Pepaya Berdiri Tegak, Dinas Perkim Pilih Cuci Tangan, Warga: Siapa Pengawas Tata Ruang Kita

​Hingga berita ini diturunkan, titik api di kawasan JSC tersebut belum mendapatkan penanganan mendalam. Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti dan memadamkan kobaran api, mengingat kondisi angin yang kencang dan luasnya hamparan lahan kering di area tersebut.