Ratusan Warga Sesaki Lapangan Blambangan, Hidupkan Kembali Warisan Permainan Tradisional

Berry Pratama
1 min
IMG 20260727 215941
A-AA+A++

JATIM, NUSANTARATODAY.ID — Gelak tawa dan riuh sorak sorai menyelimuti Lapangan Blambangan, Kabupaten Banyuwangi. Ratusan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati area lapangan demi memeriahkan festival permainan tradisional sebuah ikhtiar merawat warisan leluhur yang kian tergerus zaman.

​Sejak fajar menyingsing, antusiasme masyarakat telah memuncak. Wajah-wajah penuh semangat dari anak-anak hingga jajaran orang tua tampak siap memadati gelanggang.

Beragam perlombaan klasik menjadi panggung utama, seperti egrang, gobak sodor, engklek, tarik tambang, bakiak, hingga lomba mewarnai. Kehadiran jenis-jenis permainan nostalgia ini berhasil menyedot perhatian dan menghidupkan kembali kenangan masa lalu.

Baca Juga :  Bagai Negeri Dongeng, Kala Temu Aceh Tengah Jadi Destinasi Selebrasi Favorit Gen Z

​Gema sorak penonton merayapi setiap sudut lapangan. Dukungan tanpa henti mengalir deras dari para orang tua, guru, dan pendamping yang tak lelah menyemangati para peserta.

​”Saya sangat antusias hadir untuk memberi dukungan. Meski acara ini dikemas santai untuk mengasah kreativitas dan pengalaman, maknanya sungguh mendalam,” tutur Man, salah seorang warga lokal.

​Lebih dari sekadar pentas hiburan, helatan ini mengemban misi penting, membumikan kembali kebudayaan lokal di tengah gempuran era digital. Di masa ketika gawai mendominasi hari-hari generasi muda, festival ini menjadi oase sekaligus benteng pertahanan agar warisan luhur tak lekang oleh waktu.