Lampung Utara, Nusantaratoday.id – Sebuah aksi humanis dan respons cepat ditunjukkan oleh personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Harapan, Polsek Kotabumi Kota, Bripka Febrian Jayanti. Di tengah kedaruratan medis, ia hadir menjadi sandaran bagi seorang pasien rujukan penyakit jantung yang datang sebatang kara di RS Handayani Kotabumi, Selasa (16/6/2026).
Pasien bernama Roni tersebut merupakan rujukan dari RSUD Alimuddin Umar Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Berkejaran dengan waktu demi mendapat penanganan lanjutan, Roni terpaksa tiba di rumah sakit seorang diri tanpa satu pun anggota keluarga yang mendampingi.
Melihat kondisi kritis pasien yang berjuang sendirian, pihak Humas RS Handayani segera bergerak cepat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat untuk membantu melacak dan menghubungkan pihak keluarga.
Tanpa menunda waktu, Bripka Febrian Jayanti langsung menginisiasi koordinasi dan menelusuri informasi keberadaan keluarga pasien. Tak hanya sibuk dengan urusan administratif, di sela-sela proses pencarian, Bripka Febrian dengan setia berdiri di sisi ranjang pasien, memberikan penguatan moril dan ketenangan bagi Roni yang tengah bertaruh dengan kondisi kesehatannya.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas IPTU Herawati, menegaskan bahwa aksi sigap ini merupakan manifestasi nyata dari pelayanan kemanusiaan Polri yang melampaui tugas pokoknya.
”Begitu menerima laporan dari rumah sakit, Bhabinkamtibmas langsung bergerak memetakan informasi demi menemukan keluarga pasien, agar yang bersangkutan mendapatkan pendampingan yang layak selama masa perawatan,” ungkap IPTU Herawati.
Selama proses pencarian, Bripka Febrian juga aktif mengawal perkembangan medis pasien bersama tim dokter. Ia memastikan seluruh proses administrasi rumah sakit berjalan lancar agar penanganan medis Roni tidak terhambat.
Upaya gigih dan koordinasi intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil manis. Pihak keluarga berhasil dihubungi dan langsung bertolak menuju RS Handayani Kotabumi untuk mengambil alih pendampingan Roni.
Aksi nyata Bripka Febrian Jayanti ini menjadi bukti konkret bahwa seragam korps Bhayangkara tidak hanya simbol keamanan dan penegakan hukum, melainkan juga simbol empati dan kehadiran negara di saat-saat tersulit warganya.
”Inilah wujud kehadiran Polri di rahim masyarakat. Kami tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga siap menjadi garda depan dalam memberikan pertolongan kemanusiaan,” dikatakan IPTU Herawati.
Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus memacu seluruh personel Bhabinkamtibmas agar selalu responsif dan sensitif terhadap dinamika sosial di wilayah tugas mereka. Langkah ini dinilai krusial untuk terus merawat dan memperkokoh jembatan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Di tengah tingginya ekspektasi publik saat ini, ketulusan Bripka Febrian Jayanti adalah sebuah oase. Ia membuktikan bahwa dedikasi, empati, dan kepedulian seorang anggota Polri masih menjadi harapan yang nyata bagi masyarakat yang sedang mengetuk pintu pertolongan.





