Rumah Padat Penduduk di Veteran Palembang Ludes Terbakar, 3 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Berry Pratama
2 min
IMG 20260604 135636
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Veteran, Lorong Karyawan, RT 15 RW 04, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2, Palembang, pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Amukan si jago merah menghanguskan satu unit rumah tinggal berukuran 72 meter persegi dan menyebabkan tiga Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat bernaung.

​Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang, laporan insiden (Data 65) pertama kali diterima oleh petugas piket posko pada pukul 03.30 WIB dari seorang warga bernama Sobi.

​Komandan Peleton B Pos Merdeka, M. Sumarno, S.IP, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat mengerahkan tim penyelamat ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) guna mengantisipasi rembetan api.

​”Armada pertama kami tiba di lokasi dalam waktu sepuluh menit, tepatnya pukul 03.40 WIB. Fokus utama petugas saat tiba adalah melokalisasi area, karena ini kawasan padat penduduk. Jarak antar rumah sangat rapat, sehingga risiko api merembet ke bangunan lain sangat besar,” ujar M. Sumarno. Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Tempuh Ratusan Kilometer, Seorang Sopir Bis Kembalikan Dompet Penumpangnya Yang Terjatuh

​Mengingat tingginya risiko di area tersebut, Pos Merdeka langsung menerjunkan armada Unit 14, 15, 16, dan 18 pool, dibantu unit ambulans serta tim Rescue Darat. Guna mempercepat penanganan, perkuatan tambahan juga didatangkan dari Pos Kemuning (Unit 19, 01, dan pool) serta dukungan Unit 08 dari Pos Seberang Ulu (SU) II.

​Berkat kesiapsiagaan tim gabungan di lapangan, kobaran api yang menghanguskan rumah milik Tika / M. Ali Hamid tersebut berhasil dikendalikan secara penuh dan dinyatakan padam pada pukul 04.27 WIB.

Baca Juga :  Damkar Pemalang Selamatkan Anak Kucing Yang Terjebak Dua Hari di Atap Bangunan

​M. Sumarno menambahkan, personelnya tidak langsung meninggalkan lokasi begitu api utama padam, melainkan harus memastikan area benar-benar aman dari potensi penyalaan ulang.

​”Setelah api utama berhasil dikuasai, kami melanjutkan dengan proses pendinginan secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memastikan situasi benar-benar kondusif dan tidak ada sisa bara api tersembunyi yang bisa memicu kebakaran susulan. Setelah dipastikan aman, seluruh unit resmi ditarik kembali ke posko pada pukul 05.38 WIB,” jelasnya.

​Berdasarkan laporan akhir tim pemadam kebakaran di lapangan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam musibah ini. Sementara untuk penyebab pasti munculnya api serta total kerugian materiil yang dialami korban, sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk pendataan lebih lanjut.