IMG-20261021-WA0526(1)

Jelang Pilkades 9 November 2026, Camat Ulujami Satukan Kades, Calon Kades dan Tim Sukses untuk Wujudkan Pemilu Damai

Setiawan
3 min
IMG 20261101 WA0030
A-AA+A++

Pemalang , Nusantaratoday.id – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Pemerintah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Pemilu Damai. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Ulujami, Sabtu (31/10/2026).

Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi seluruh pihak sekaligus memastikan setiap tahapan Pilkades di 16 desa wilayah Kecamatan Ulujami dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Kegiatan dipimpin langsung Camat Ulujami, Waluyo, dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk jajaran Polsek dan Koramil.

Sejumlah unsur pemerintahan desa dan penyelenggara Pilkades turut hadir, di antaranya para kepala desa, penjabat (Pj) kepala desa, pelaksana tugas (Plt) kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades, Tim Pengawas (Timwas), serta seluruh calon kepala desa (Cakades). Masing-masing calon juga didampingi dua orang perwakilan tim sukses atau yang dikenal dengan sebutan pecut.

Dalam arahannya, Camat Ulujami Waluyo menyampaikan bahwa rakor tersebut menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif, mulai dari tahapan kampanye hingga hari pemungutan suara pada 9 November 2026.

Baca Juga :  Cukup Bayar Rp500 Ribu, Perumda Tirta Mulia Pemalang Tawarkan Promo Sambungan Air Bersih

Ia menjelaskan, dari 16 desa yang menyelenggarakan Pilkades di Kecamatan Ulujami, sebanyak 15 desa mengikuti pemilihan reguler, sedangkan satu desa lainnya melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW).

“Dari total 16 desa di Kecamatan Ulujami yang menggelar Pilkades, sebanyak 15 desa melaksanakan Pilkades reguler dan 1 desa menyelenggarakan Pemilihan Antar Waktu (PAW). Harapan kita bersama, seluruh prosesnya berjalan aman, damai, dan bebas dari ekses negatif,” ujar Waluyo.

Selain menekankan pentingnya menjaga keamanan, Waluyo juga mengingatkan para calon kepala desa beserta tim pendukung agar memahami ketentuan mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT), termasuk prosedur pemeriksaan identitas pemilih saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurutnya, proses verifikasi pemilih pada hari pencoblosan akan dilakukan secara ketat. Setiap pemilih diwajibkan membawa surat undangan resmi yang dilengkapi salah satu dokumen identitas kependudukan yang sah.

Dokumen tersebut dapat berupa KTP elektronik, Identitas Kependudukan Digital (IKD), maupun biodata kependudukan yang berlaku.

Baca Juga :  Suspend 30 SPPG Pemalang Dicabut, Paguyuban Tegaskan Seluruh Dapur MBG Telah Miliki SLHS

“Saat hari pemungutan suara nanti, mekanisme verifikasi pemilih akan diperketat. Pemilih wajib menunjukkan surat undangan resmi yang disertai KTP elektronik, Identitas Kependudukan Digital (IKD), atau biodata kependudukan sah,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran administrasi dan pemutakhiran data kependudukan, Pemerintah Kecamatan Ulujami juga telah menjalin koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pemalang.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menghadirkan layanan khusus pada hari Sabtu dan Minggu selama masa persiapan Pilkades, sehingga masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan dapat terlayani dengan baik.

Melalui langkah koordinasi dan pengawasan tersebut, diharapkan berbagai potensi persoalan maupun kerawanan sosial menjelang Pilkades dapat dicegah sedini mungkin.

Waluyo menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pilkades yang aman dan demokratis bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun panitia, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat.

“Terciptanya Pilkades yang damai, santun, dan bermartabat adalah tanggung jawab bersama seluruh stakeholder dan elemen masyarakat,” pungkasnya.

IMG-20260904-WA0396