Estafet Kepemimpinan Kadif 2 Kostrad,Pangdivif Tegaskan Komandan Harus Jadi Teladan dan Solusi Bagi Prajurit

Ragil
3 min
IMG 20260731 WA00751
A-AA+A++

 

Jatim, Nusantaratoday.id — Serah Terima Jabatan dan Pelepasan Prajurit di lingkungan Divisi Infanteri 2 Kostrad menjadi momentum krusial untuk menjaga kesinambungan pengabdian, menyuntikkan semangat baru, serta memperkokoh komitmen TNI AD dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

​Suasana khidmat menyelimuti rangkaian acara yang dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., berlokasi di Hall Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026).

​Bagi Divif 2 Kostrad, pergantian pejabat bukan sekadar formalitas, melainkan dinamika organisasi sekaligus wujud regenerasi kepemimpinan. Setiap perwira yang menerima amanah baru dituntut untuk melanjutkan capaian positif pejabat terdahulu, seraya menghadirkan inovasi dan energi segar dalam menjawab tantangan tugas.

​Pada kesempatan tersebut, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama beserta keluarga atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tulus selama mengabdi di jajaran Divif 2 Kostrad.

​Penghargaan khusus dialamatkan kepada Kolonel Inf Slamet Raharjo, S.Sos., M.Si. Atas rekam jejaknya sebagai Asren Divif 2 Kostrad, beliau dinilai memberikan kontribusi strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi dan mengawal berbagai prestasi Divif 2 Kostrad.

​Di bawah pengawalannya, Divif 2 Kostrad secara konsisten memperkokoh perencanaan, pengawasan, dan pembinaan organisasi. Hal ini mengukuhkan posisi Divif 2 Kostrad sebagai satuan percontohan pembangunan Zona Integritas di tubuh TNI, yang secara beruntun sukses mengantarkan satuan jajarannya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sepanjang kurun waktu 2022 hingga 2026, Brigif 18/2 Kostrad (2022), Divif 2 Kostrad (2023), Menarmed 2/2 Kostrad (2024), Brigif 6/2 Kostrad & Brigif 9/2 Kostrad (2025).

Baca Juga :  Finishing Pengecatan RTLH Ibu Suwarni, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Optimalkan Hasil Pengerjaan

​Capaian berkelanjutan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi organisasi tidak berhenti pada taraf wacana, melainkan mewujud dalam budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi penuh pada pelayanan dan pengabdian.

​Torehan membanggakan juga diukir oleh Kolonel Inf Roliyanto selaku pejabat lama Danbrigif 9/DY. Di bawah kepemimpinannya, peningkatan kesiapan operasional dan pembinaan satuan berjalan sangat solid. Salah satu puncaknya, Yonif 514/Sabaddha Yudha bersama Kolonel Inf Roliyanto dipercaya mengemban tugas negara sebagai Komandan Kontingen Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon.

​Atas seluruh dedikasi tersebut, Pangdivif 2 Kostrad menyampaikan rasa terima kasih mendalam.

​”Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, kerja keras, serta kontribusi nyata dalam mendukung tugas pokok Divif 2 Kostrad. Semoga pengalaman dan prestasi yang telah diukir menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pengabdian di tempat penugasan yang baru,” tegas Panglima.

​Estafet kepemimpinan kini resmi dilanjutkan oleh para perwira yang mendapat kepercayaan mengemban amanah baru di lingkungan Divif 2 Kostrad. Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga (Asren Divif 2 Kostrad), Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. (Danbrigif 9/DY), Letkol Inf Jhons Winnen Martuah Purba (Dandenma Divif 2 Kostrad), Letkol Cku (K) Nining Tri Astutik, S.E. (Irdyaku Itdivif 2 Kostrad) dan Mayor Inf Sean Grant Putra Rimba (Kasibinkar Spers Divif 2 Kostrad).

Baca Juga :  Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Tinjau Progres Sumur Bor di Kampung Kreatif Kelurahan Talang Betutu

​Menghadapi dinamika tugas TNI yang semakin kompleks, Pangdivif menekankan bahwa kepemimpinan di setiap lini harus mampu menggerakkan organisasi, memperkuat soliditas, serta membentuk prajurit yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Beliau memandag pentingnya menjaga kesehatan, kedisiplinan, kapasitas diri, kebersamaan, serta melatih gaya kepemimpinan yang tegas namun tetap humanis.

​Panglima menambahkan bahwa profesionalisme prajurit harus berjalan beriringan dengan kemunggalan TNI dan rakyat. Kepercayaan masyarakat tidak hanya diuji di medan operasi, tetapi juga dicerminkan melalui sikap, kepedulian, dan keteladanan sehari-hari.

​”Divif 2 Kostrad harus tetap menjadi satuan yang profesional, responsif, modern, dan dicintai rakyat. Seorang komandan harus menjadi teladan sekaligus solusi bagi prajuritnya. Demikian pula setiap prajurit, harus mampu menjadi contoh dalam sikap, tindakan, dan pengabdian. Kedekatan dengan rakyat adalah pilar utama kekuatan TNI,” pungkas Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. (Sunarto)